Diduga Depresi karena Nilai Jelek, Mahasiswa di Tangerang Bunuh Diri

Merdeka.com - Merdeka.com - Diduga depresi karena nilai kuliah jelek, A (23), warga Jalan Pepabri Raya Blok C, Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak obat-obatan hingga meregang nyawa.

Kapolsek Pinang, Iptu Tapril menerangkan, penemuan jasad mahasiswa itu pertama kali diketahui oleh neneknya saat akan mematikan lampu rumah yang berada di lantai dua.

"Jadi pada saat saksi mau mematikan lampu di lantai 2, saksi melihat korban ini sudah tergeletak di lantai 2 dekat jemuran," kata Kapolsek Pinang, Iptu Tapril, dikonfirmasi, Sabtu (6/8).

Ketika korban didekati, sang nenek melihat terdapat bekas muntahan dan obat-obatan di dekat tubuh korban. Setelah diperiksa, mahasiswa tersebut dipastikan telah meregang nyawa.

"Dekat tubuh korban ini memang ada muntahan dan obat gitu. Diduga korban meninggal dunia karena overdosis akibat minum obat," jelas dia.

Tapril menerangkan, mahasiswa berusia 23 tahun itu tinggal di rumah tersebut hanya berdua dengan neneknya. Sementara, korban berkuliah dengan biaya dari sang paman.

"Karena korban hanya tinggal berdua dengan neneknya. (Motif diduga) depresi, kerena dia itu di kuliahannya nilainya jelek, sementara dia hidup dengan neneknya dan dibiayai oleh omnya," jelas Tapril. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel