Diduga Depresi, Seorang Pemuda Nekat Masukkan Kepala ke Mesin Pemotong Kayu

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemuda berinisial H (19) asal Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi nekat menabrakkan kepalanya ke mesin pemotong kayu yang tengah beroperasi, Selasa (19/4). Hal itu, H lakukan lantaran diduga karena depresi. Alhasil korban pun mengalami luka parah dan meninggal dunia.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu melalui Kabag Humas Iptu Lita Kurniawan mengatakan saat itu di tempat pemotongan kayu itu terdapat beberapa pekerja yang tengah menjalankan aktivitas. Korban mondar-mandir di area tersebut.

"Oleh para pekerja korban sudah diingatkan untuk menjauh. Korban lalu memutari alat pemotong kayu dan duduk di sebelahnya," kata Iptu Lita saat dikonfirmasi.

Karena masih berdekatan dengan mesin, lanjut Iptu Lita, korban kembali ditegur. Usai menegur, para pekerja mengangkat balok kayu untuk kemudian dipotong menggunakan mesin.

"Disaat kedua pekerja mengangkat balok kayu untuk dipotong korban berlari dan mengarahkan kepalanya ke mesin. Korban bersimbah darah dan mengalami luka serius," ujarnya.

Para pekerja pun dibuat terkejut dengan aksi nekat pemuda itu. Melihat korban yang masih bernapas para pekerja melarikannya ke rumah sakit.

"Setelah sampai di RS Yasmin korban di lakukan perawatan dalam jangka waktu 5 menit korban dinyatakan meninggal dunia," tegasnya.

Warga kemudian melaporkan insiden ini ke kepolisian. Polisi lantas melakukan olah TKP. Dari hasil itu diketahui bahwa insiden ini murni bunuh diri yang diduga dilatarbelakangi depresi.

"Keluarga menerima atas meninggalnya korban murni bunuh diri dan menolak dilakukan otopsi dan memilih untuk langsung memakamkan korban," tandasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel