Diduga karena Terlilit Utang, Pria di Kabupaten Bekasi Nekat Gantung Diri

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria berinisial BA (30) diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya di Kampung Kedunggede RT14 RW51, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat (7/10).

BA ditemukan tewas gantung diri menggunakan seutas tali yang diikat di pintu kamar mandi. Jasadnya masih tergantung pertama kali diketahui oleh adik dan istrinya sekira pukul 13.00 WIB.

"Saya lagi di warung warga teriak-teriak ada yang bunuh diri. Saya lihat kondisinya itu masih tergantung dan posisi kursinya juga gak jatuh gitu, pakai tali tambang di ruang dekat kamar mandi," kata Ketua RW 51, Endang.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi. Dari hasil olah TKP, ditemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Kedungwaringin AKP Sigit Pangarso mengatakan, berdasarkan informasi, sebelum kejadian korban sempat meminta maaf kepada orangtuanya. Korban juga diketahui memiliki banyak utang.

"Dari keterangan keluarga, korban mengakhiri hidupnya karena dia mempunyai utang, mungkin karena dia gelap mata dia melakukan itu," katanya.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum serta otopsi.

"Ya pihak keluarganya tidak mau diotopsi, soalnya ini musibah, soalnya dalam hal ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau sebagainya," ungkap Sigit. [lia]