Diduga Keracunan Gas, 21 Orang di Sumut Dilarikan ke Rumah Sakit

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Sedikitnya 21 warga di Desa Sibanggor Julu, Sumatra Utara, diduga keracunan gas hidrogen sulfida dampak dari pengeboran sumber panas bumi oleh PT Sorik Merapi Geothermal Power (SMGP), Minggu (24/4). Selama beroperasi kebocoran gas ini bukan yang pertama kali terjadi.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan saat ini puluhan warga masih mendapat perawatan di rumah sakit. Bahkan, salah satu di antaranya masih bayi.

"Satu bayi perempuan berinisial NZ berusia 6 bulan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan untuk mendapat perawatan," kata Reza.

Menurutnya, bayi perempuan itu diduga mengalami keracunan. Saat ini kepolisian masih berada di tempat kejadian dan mengimbau agar masyarakat menjauhi lokasi.

"Kami telah amankan tempat kejadian perkara dan evakuasi warga supaya menjauh," pungkas Reza.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari PT SMGP terkait kecoboran gas tersebut. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel