Diduga mesum, pelajar digerebek di panti pijat

MERDEKA.COM, Dua pelajar SMK di Grobogan yang bolos dan masih mengenakan seragam sekolah digerebek warga dan polisi saat berada di panti pijat. Warga resah karena pelajar itu diduga sering berbuat mesum.

SH dan DY langsung digelandang polisi ke Kantor Balai Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, untuk menghindari amuk massa. Mereka dilaporkan oleh warga karena sering pacaran di sebuah tempat pijat milik Mbah Sukantini.

"Awalnya warga melihat kedua pelajar ini diketahui masuk ke rumah Sukantini disaat jam sekolah dengan mengenakan seragam. Beberapa saat kemudian mereka keluar dengan dan terlihat tidak mengenakan seragam lagi. Dari situlah kecurigaan warga mulai terfokus kepada muda-mudi tersebut, karena kemungkinan mereka berbuat mesum, kemudian dilaporkan ke polisi," ujar Ketua RT setempat Sugiyanto saat dikonfirmasi merdeka.com Kamis(8/11).

Laporan warga kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan. Saat digerebek keduanya mengaku tidak berbuat mesum. SH mengaku hanya mengantar Dwi ke rumah Sukantini untuk pijat.

"Di sana kita membantu bersih-bersih rumah, karena masih saudara dengan saya. Jadi saya bersama dia (Dwi) sering ke sana," kata SH dihadapan polisi dan perangkat desa.

Usai diinterogasi, akhirnya keduanya diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kemudian mereka diizinkan untuk kembali ke rumah orangtua mereka masing-masing.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.