Diduga Penyebab Kebakaran di Koja, Pria Ini Diamankan Polisi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Unit Reskrim Polsek Koja mengusut penyebab kebakaran di Jalan Lorong L, Koja, Jakarta Utara, pada Selasa 16 November 2021. Sebanyak 37 rumah dilaporkan hangus terbakar.

Kapolsek Koja AKBP Abdul Rasyid menerangkan, satu orang berinisial C (32) diamankan terkait kasus kebakaran. Dia salah satu penghuni yang rumahnya juga ludes dilalap si Jago Merah.

"Iya (kami amankan). Kejadian kebakaran dari rumah yang bersangkutan," kata dia saat dihubungi, Rabu (17/11/2021).

Abdul menerangkan, C diduga mengalami depresi. Sebelum kebakaran terjadi, C sempat bersitegang dengan adiknya. Saat itu, ia juga bermain korek api.

"Ditinggal begitu saja. Dia tidak periksa lagi apa yang dibakar itu. Setelah tetangganya melihat ada asap keluar dari rumah dia," ucap dia.

Abdul menerangkan, warga sekitar mencari-cari untuk meminta pertanggung jawaban. Beruntung, Polisi dibantu dengan Babinsa berhasil menemukan C lebih dahulu.

Abdul menerangkan, pihaknya kemudian memberi pengertian kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang membahayakan nyawa C.

"Kami amankan ke Polsek Koja. Karena pada saat kami mau bawa yang bersangkutan dari tempat itu, masyarakat sudah mau memukuli," terang dia.

Main Korek Api

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korek api yang dimainkan oleh C diduga kuat menjadi penyebab kebakaran. Api dengan cepat membesar dan merembet. Menurut laporan ada 37 rumah yang ludes terbakar.

"Rumah kita lihat dan informasi dari masyarakat sekitar 37 rumah. Kan rumah itu kaya gubuk di pinggir kali ada yang semi pemanen dan permanen ada juga tapi kebanyakan yang pakai kayu itu," tandas dia.

Kebakaran Hebat Gedung Kejaksaan Agung

Infografis Kebakaran Hebat Gedung Kejaksaan Agung. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kebakaran Hebat Gedung Kejaksaan Agung. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel