Diduga Tak Bisa Berenang, Bocah 10 Tahun Tewas di Sungai Manggar Balikpapan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Balikpapan - Diduga tidak bisa berenang, seorang anak perempuan berusia 10 tahun tenggelam di Sungai Manggar Balikpapan Kaltim, pada Kamis (30/9/2021) pagi.

Awalnya diketahui, teman-teman Td sedang berenang di lokasi kejadian tepatnya di Jalan Persatuan RT 3 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur di belakang rusunawa. Lantaran ingin ikut berenang, Td pun terjun ke sungai tersebut.

Karena tidak bisa berenang Td pun tenggelam. Teman korban bernama Il mencoba menolong, tetapi tidak sanggup membawa korban ke pinggir dan akhirnya korban tenggelam.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tim SAR Balikpapan Turun Tangan

Proses pencarian korban di Sungai Manggar Balikpapan Kaltim.
Proses pencarian korban di Sungai Manggar Balikpapan Kaltim.

Mendapatkan informasi adanya orang tenggelam Tim SAR gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan pencarian. "Mendapat informasi adanya seorang anak yang tenggelam di Sungai Manggar pada pukul 09.20 Wita terima kejadian kami bergerak ke lokasi menggunakan peralatan selam," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta.

Sekitar pukul 10.45 Wita, Tim Sar Gabungan akhirnya menemukan korban yang berada di dasar sungai. Kemudian Tim penyelamatan KPP Balikpapan mengevakuasi korban.

"KPP Balikpapan menerjunkan dua penyelam melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi titik tenggelam anak. Sekira pukul 10.45 Wita dilakukan penyelaman dan ditemukan dan korban sudah diserahkan ke keluarga dalam kondisi meninggal dunia," tambah Kasi Ops KPP Balikpapan Octavianto.

Ibu Korban Pingsan

Tim SAR Balikpapan melakukan pencarian di Sungai Manggar Balikpapan Kaltim.
Tim SAR Balikpapan melakukan pencarian di Sungai Manggar Balikpapan Kaltim.

Di area kejadian juga tampak masyarakat berkerumun karena penasaran ingin melihat proses evakuasi. Tidak hanya itu, ibu korban yang melihat anaknya diangkat petugas dalam kondisi tak bernyawa langsung pingsan.

"Di lokasi cukup crowded dan ibu korban ketika mendapatkan melihat meninggal dunia sempat pingsan," sebutnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Fx Hartanta menjelaskan, berdasarkan saksi di lokasi kejadian bahwa korban pada saat itu bermain di pinggir sungai. Diketahui, korban juga tidak bisa berenang.

"Ya memang lagi bermain di pinggir sungai, kan enggak bisa berenang," timpal Hartanta.

Jenazah Dibawa ke Rumah Duka

Jasad Iwan saat dievakuasi oleh tim Basarnas Palembang dan tim gabungan lainnya di tepian Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Dok. Humas Basarnas Palembang / Nefri Inge)
Jasad Iwan saat dievakuasi oleh tim Basarnas Palembang dan tim gabungan lainnya di tepian Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Dok. Humas Basarnas Palembang / Nefri Inge)

Usai mendapatkan laporan adanya kejadian anak tenggelam pihaknya kemudian mendatangi lokasi kejadian.

Usai korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemudian dibawa ke rumah duka di mana sebelumnya dilakukan pemeriksaan medis terlebih dahulu. "Sudah dibawa ke rumah keluarga sudah. Ya saya mengimbau jangan main di pinggir sungai kalau tidak bisa berenang tapi namanya anak-anak ya, orangtua juga harus mengawasi," dia memungkasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel