Diduga Tusuk Makanan di Supermarket dengan Jarum, Pria ini Ditangkap Polisi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Seorang pria telah ditahan karena dicurigai mencemari makanan setelah ia menyuntikkan jarum ke daging olahan dan produk microwave di 3 toko di London, Inggris.

Pada Rabu 22 Agustus 2021 polisi metropolitan dipanggil sekitar pukul 19.40 waktu setempat (14:40 ET) atas laporan tentang seorang pria yang mencaci maki orang-orang di jalanan, menurut sebuah pernyataan dari kepolisian pada hari Kamis 23 Agustus.

Pria itu dilaporkan menyuntikkan sejumlah jarum pada bahan makanan di 3 supermarket di Fulham Palace Road, London barat daya, kata polisi.

Dilansir dari laman CNN, Jumat (27/8/2021), ia ditangkap karena dicurigai telah mengontaminasi barang dagangan dengan maksud menimbulkan kerugian atau kecemasan publik, lanjut pernyataan polisi tersebut.

Supermarket yang terdampak telah ditutup dan peringatan lokasi kejadian telah dipasang, kata polisi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Investigasi Masih Berlangsung

Ilustrasi investigasi kasus. (iStockphoto)
Ilustrasi investigasi kasus. (iStockphoto)

Siapapun yang membeli makanan dari 3 supermarket yang terdampak pada Rabu malam telah disarankan untuk membuangnya sebagai tindakan pencegahan.

Polisi percaya bahwa daging olahan dan produk microwave yang terkait dengan kasus tersebut.

"Saat ini tidak diketahui berapa banyak barang yang terkontaminasi, atau dengan apa," bunyi pernyataan itu.

"Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan apakah bisnis lain di daerah itu terlibat dalam insiden tersebut.”

Pakar kesehatan lingkungan bekerja dengan supermarket yang terdampak, yang disebutkan polisi, yakni Little Waitrose, Tesco Express, dan Sainsbury's Local.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel