Diet Noom, Manfaatkan Psikologi Perilaku untuk Turunkan Berat Badan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banyak program diet tersedia dan masing-masing mengklaim sebagai kunci untuk menurunkan berat badan. Sudah berapa banyak program diet yang Anda coba? Apakah Anda sudah mendapatkan berat badan yang ideal setelah diet?

Salah satu program diet terbaru diperkenalkan bernama Noom. Program ini mengklaim bahwa psikologi perilaku adalah kunci untuk membantu orang menurunkan berat badan. Diet ini juga bisa dicoba untuk mereka yang belum pernah sukses berdiet, seperti melansir dari laman Independent, Selasa, 9 Maret 2021.

Psikologi perilaku bertujuan untuk memahami alasan kita melakukan suatu kegiatan dan menganalisis pola dalam tindakan dan perilaku kita. Faktor apa saja yang dapat menyebabkan berat badan bertambah seperti sering mengonsumsi makanan tidak sehat.

Meskipun sebuah studi menyatakan efektivitas program diet Noom masih sulit disebut lebih berhasil dibandingkan program diet lain, harus diketahui bahwa teknik psikologi perilaku dapat digunakan untuk membantu seseorang untuk menurunkan berat badan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal saat menjalani program diet ini, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Penetapan Tujuan

Banyak program penurunan berat badan dimulai dengan meminta seseorang untuk menetapkan tujuan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menciptakan "niat" dapat memotivasi seseorang untuk mengubah perilaku.

Anda dapat menentukan tujuan sebelum menjalani program diet ini, seperti ingin memiliki tubuh yang sehat, mendapatkan kulit yang sehat atau ingin mendapatkan berat badan yang ideal. Penetapan tujuan yang banyak cenderung membawa perubahan sehingga membantu Anda menurunkan berat badan.

Anda juga dapat membuat tujuan tersebut menjadi lebih spesifik, seperti ingin menurunkan berat badan dua kilogram selama seminggu. Penetapan tujuan yang spesifik membuat seseorang merasa tertantang untuk mencapainya.

2. Pemantauan Diri

Ilustrasi diet (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures)
Ilustrasi diet (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures)

Mengukur berat badan secara teratur serta menghitung berapa kalori yang sudah Anda konsumsi bisa disebut sebagai pemantauan diri. Hal ini menjadi strategi paling efektif pada program diet dengan metode psikologi perilaku. Pemantauan diri bekerja dengan membuat Anda lebih sadar tentang apa saja yang sudah Anda makan dan minum dan apa yang akan terjadi pada badan Anda setelahnya.

Sebuah penelitian menunjukan jika Anda menimbang berat badan sekali seminggu dapat membantu mencapai kesuksesan menurunkan berat badan. Pada penelitian lain bahkan menyarankan Anda untuk mengukur berat badan setiap hari.

Anda bisa membuat jurnal dan mencatat apa saja yang telah Anda konsumsi. Catat kembali makanan apa yang Anda konsumsi jika terjadi peningkatan berat badan.

3. Dukungan Sosial

Strategi ketiga adalah mendapatkan umpan balik dan dukungan dari teman ataupun keluarga. Dukungan sosial membantu Anda untuk lebih bertanggung jawab pada tujuan diet yang Anda jalani.

Orang-orang yang mengikuti program penurunan berat badan bersama dengan teman atau keluarga lebih cenderung mematuhinya serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Bagi Anda yang ingin menggunakan strategi psikologi perilaku untuk penurunan berat badan, kuncinya adalah menemukan program yang sesuai dan Anda sukai. (Dinda Rizky Amalia Siregar)

5 Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar

Infografis 5 Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)
Infografis 5 Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: