Digelar Virtual, 1.000 Perusahaan Ikut dalam Trade Expo Indonesia ke-36

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menargetkan transaksi dagang dalam Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition 2021 bisa mencapai USD 1,5 miliar. Gelaran ini akan dilaksanakan pada 21 Oktober hingga 4 November 2021 secara virtual.

“Kami optimis TEI ke-36 tahun 2021 dapat mencapai target transaksi dagang lebih besar hingga USD 1,5 miliar, diikuti oleh 1.000 perusahaan serta dihadiri setidaknya oleh 500.000 visitor dan buyer dari mancanegara,” kata Mendag dalam pembukaan TEI, Senin (27/9/2021).

Mendag mengatakan, yang membedakan pelaksanaan TEI ke-36 tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 adalah kemudahan dan kenyamanan yang diberikan melalui platform interaktif baru dalam format e-katalog, seperti halnya pameran dagang besar internasional di Jerman dan sebagainya serta negara maju lainnya.

“Sehingga kegiatan interaksi antara seller dan buyer berjalan lebih efisien dan lebih efektif,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan TEI ke-36 terdapat beberapa agenda penting yang akan diselenggarakan, diantaranya akan ada forum khusus terkait industri halal yaitu halal trade forum yang berkolaborasi Indonesian fashion Chamber.

“Berkolaborasi dengan Indonesian fashion Chamber juga karena menyelenggarakan Muslim fashion festival dengan rangkaian Kegiatan Muslim Fashion Show dan juga Talk Show. Hal ini kami dilakukan dengan upaya nyata untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri produk halal dunia, serta menjadi kiblat industri fashion muslim dunia,” katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gelaran Rutin

Agenda penting lainnya dalam TEI 36 kali ini adalah penyelenggaraan Global Trade Forum serta forum ekspora. Dimana kedua program tersebut adalah program unggulan milik BNI46 yang akan saling melengkapi TEI.

“Dan rencananya akan terus dilaksanakan setiap tahun. Penyelenggaraan perdana dua program tersebut akan dilakukan di awal tahun 2022,” ujarnya.

Mendag berharap penyelenggaraan Trade Expo Indonesia selalu menjadi agenda rutin dan utama bagi seluruh buyer di mancanegara untuk mencari produk Indonesia dan partner pedagang yang tepat.

“Kami juga berharap trade Expo Indonesia menjadi salah satu pameran B to B terbesar di wilayah Asia yang selalu dinantikan. Semoga penyelenggaraan Indonesia ke-36 Digital Edition tahun 2021 mampu berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan ekspor Indonesia bagi baik dalam jangka pendek maupun dengan jangka panjang,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel