Digitalisasi UMKM, Peran Penting Kolaborasi Swasta & Pemerintah

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta dalam membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada masa pandemi COVID-19 semakin erat.

Kerjasama yang menyeluruh dan lintas sektor menjadi penting, mengingat sektor UMKM berkontribusi sekitar 60 persen dari produk domestik bruto (PDB), serta menyerap 97 persen dari total pekerja di Indonesia.

Dengan jumlah lebih dari 64 juta orang, sektor UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dapat menjadi kekuatan pengungkit dan sumber pertumbuhan baru menghadapi pandemi.

UMKM juga terbukti pernah menjadi kekuatan pengungkit pada saat krisis ekonomi 1998 dan krisis keuangan global 2008.

Dalam banyak kesempatan, pemerintah telah menekankan pentingnya transformasi usaha UMKM secara daring, mulai dari sistem rantai pasok, produksi, hingga pemasaran dan pembayaran.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyebutkan bahwa digitalisasi UMKM sangat diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta menjadi jembatan gap terbesar dalam proses digitalisasi UMKM yakni produk yang tidak standar.

Di sisi lain, pemerintah juga telah menggagas sejumlah program digitalisasi UMKM, baik swadaya maupun berkolaborasi dengan pihak lain, termasuk Pahlawan Digital UMKM oleh Kementerian Koperasi dan UKM, serta Pasar Digital (PaDi) oleh Kementerian BUMN.

Selain itu, terdapat juga dukungan dana dari Kemenristek terhadap pengembangan aplikasi marketplace untuk para nelayan di Indonesia.

Dengan aplikasi tersebut, hasil para nelayan dapat terhubung ke pembeli maupun pemasok tanpa pihak penengah.

Kolaborasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta dipandang dapat mempercepat tahapan pemulihan perekonomian nasional.

"Selepas dari pandemi ini pun, saya yakin bahwa kerja sama yang telah terjalin dengan erat antar berbagai pihak, baik antara pihak pemerintah dengan swasta, maupun antara pihak swasta dengan UMKM. Hal ini menjadi pendorong kemajuan UMKM," kata Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas Trumpaitis dalam panel diskusi bertajuk “Technology for Recovery” pada Indonesia Summit yang digelar oleh The Economist beberapa waktu lalu.