Dihajar Liverpool, MU Ulangi Catatan Buruk 129 Tahun Silam di Liga Inggris

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Liverpool - Manchester United menyerah empat gol tanpa balas dari Liverpool pada laga tunda pekan ke-30 Premier League, Rabu (20/4/2022) dini hari WIB. Hasil itu membuat MU kalah agregat 0-9 dari The Reds di liga musim ini.

Menjalani pertandingan di Stadion Anfield, Tim Setan Merah tampil di bawah tekanan sejak bola digulirkan. Manchester United menorehkan 28 persen penguasaan bola, berbanding 72 persen milik Liverpool.

Selain itu, MU juga hanya memperoleh satu peluang bagus dari dua kesempatan. Di sisi lain, Liverpool melepaskan 14 tembakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang.

Manchester United pun akhirnya menyerah 0-4 dari Liverpool. Keempat gol kemenangan Skuad Si Merah disarangkan Luis Diaz pada menit ke-5', Mohamed Salah menit ke-22 dan 85, serta Sadio Mane menit ke-68.

Hasil minor tersebut membuat MU masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan nilai 54. Manchester United tertinggal hingga 22 poin dari Liverpool yang naik ke posisi teratas.

Ulangi Catatan Buruk 129 Tahun Silam

Pemain Liverpool Mohamed Salah, kiri, mencetak gol keempat timnya selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester United di stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Selasa, 19 April 2022. (AP Photo/Jon Super)
Pemain Liverpool Mohamed Salah, kiri, mencetak gol keempat timnya selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester United di stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Selasa, 19 April 2022. (AP Photo/Jon Super)

Selain itu, torehan tersebut juga membuat MU menelan kekalahan agregat terbesar di Liga Inggris. Tim Setan Merah menyerah agregat 0-9 dari Liverpool di liga musim ini.

Sebelumnya, mereka takluk lima gol tanpa balas dari The Reds pada pertandingan pekan kesembilan Premier League di Old Trafford, 24 Oktober tahun lalu.

Hasil minor itu membuat Manchester United mengulangi catatan buruk 129 tahun silam. Kala itu, MU menelan kekalahan agregat 0-11 dari Sunderland di Liga Inggris musim 1892/1893.

"Tidak ada satu pun penggemar Manchester United yang berharap mendapatkan apa pun malam ini," ujar mantan kapten MU, Gary Neville, seperti dilansir BBC.

"Itu dapat diprediksi. tetapi saya tidak bisa menjelaskan bagaimana hal itu berubah dari menjanjikan pada akhir musim lalu ketika MU berada di urutan kedua ke tempat kami hari ini, yang merupakan titik terendah sepanjang masa," tambahnya.

Sumber: Opta, BBC Sports

Yuk Tengok Posisi Liverpool dan MU:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel