Dihantam Gelombang Tinggi Teluk Tomini, 4 Nelayan Gorontalo Nyaris Tenggelam

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Gorontalo - Empat orang nelayan yang hendak melakukan penangkapan ikan di perairan Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo mengalami musibah. Perahu yang mereka tumpangi seketika diterjang gelombang tinggi disertai angin kencang.

Peristiwa itu dialami warga Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato sekitar pukul 11.45 Wita. Kala itu, mereka tengah asyik mengumpulkan ikan hasil tangkapan.

Cuaca yang begitu cerah tiba-tiba mendung disusul oleh gelombang yang menghantam perahu mereka. Perahu yang tidak bisa menahan tingginya gelombang, langsung terbalik dan mereka pun tercebur ke laut.

Kepala Kantor pencarian dan pertolongan Basarnas Gorontalo I Made Junetra saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada perahu nelayan yang terbalik di sekitar perairan Pulau Lahe, Desa Pohuwato Timur.

"Kami tindak lanjuti, beberapa anggota langsung menuju lokasi kejadian, untuk melakukan penyelamatan," kata I Made Junetra.

"Saat sampai di lokasi, sudah ada nelayan lain yang berusaha menolong mereka," ujarnya.

I Made menjelaskan, saat hendak dievakuasi, keempat korban ini menginginkan perahu mereka agar bisa ditarik ke pesisir pantai untuk diperbaiki lagi.

"Kami lakukan evakuasi korban dan perahu yang sudah hampir tenggelam," kata dia.

"Untuk kejadian ini tidak memakan korban jiwa, Alhamdulillah keempat nelayan tersebut bisa diselamatkan dalam keadaan sehat," jelas I Made Junetra.

I Made mengimbau kepada seluruh nelayan, ketika hendak melaut agar senantiasa memperhatikan atau menyikapi kondisi dan cuaca. Selalu melihat informasi dari BMKG terkait kondisi cuaca.

"Saya mengimbau untuk para nelayan tetap hati-hati saat melaut," ia menandaskan.

Simak juga video pilihan berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel