Dihukum Akibat Potong Rambut, Jadon Sancho Diminta untuk Lebih Dewasa

Bola.com, Dortmund - Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, dijatuhi sanksi oleh operator Bundesliga karena tidak mematuhi protokol kesehatan saat memotong rambut. Sancho diminta untuk lebih dewasa dan tak mengulangi kesalahan serupa.

Jadon Sancho bersama lima pemain Dortmund lainnya, yakni Manuel Akanji, Thorgan Hazard, Raphael Guerreiro, Axel Witsel, serta Dan-Axel Zagadou melakukan potong rambut. Hal tersebut diketahui dari sejumlah foto yang beredar di dunia maya.

Meski hanya memangkas rambut, nama-nama itu dianggap telah menyalahi aturan social distancing dan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona. Pasalnya, Jadon Sancho dan kelima pemain Borussia Dortmund tersebut tidak memakai masker ketika rambutnya dipotong oleh tukang cukur.

Namun belakangan, hanya Sancho dan Manuel Akanji yang dijatuhi hukuman oleh operator Bundesliga, Liga Sepak Bola Jerman (DFL). Sementara itu, keempat nama lannya lolos dari sanksi karena dianggap tak cukup bukti.

Terkait hukuman tersebut, Jadon Sancho meluapkan kekesalan di akun Twitter pribadinya. Dia menyebut sanksi dari DFL adalah hal yang konyol, meski kemudian cuitan di Twitter tersebut dihapus oleh Sancho.

Lebih Dewasa

Jadon Sancho (117 juta euro) - Penampilan apik winger berusia 20 ini membuatnya menjadi incaran banyak klub bersar Eropa. Sancho sendiri dikabarkan akan dilepas Dortmund dengan harga transfer 117 juta euro. (AFP/Ina Fassbender)

Gelandang Borussia Dortmund, Emre Can, mengakui winger Timnas Inggris tersebut adalah pemain yang berbakat. Namun menurut Can, Jadon Sancho membutuhkan bimbingan di luar lapangan agar lebih dewasa lagi.

"Jadon membutuhkan sedikit bimbingan. Dia pemuda yang hebat, juga di luar lapangan. Memang benar saya bergaul dengan baik dengannya. Dia hanya harus sedikit lebih pintar tentang hal-hal ini," ujar Emre Can.

"Semua orang membutuhkan penata rambut. Dia harus tumbuh dewasa. Dia tidak mampu membuat kesalahan seperti itu pada masa depan," lanjutnya.

"Kami sebagai tim juga bertanggung jawab. Kami tidak terganggu olehnya. Kami tahu dia harus lebih disiplin dalam beberapa hal. Tetapi dia juga tahu itu."

"Saya tidak berpikir dia melakukan ini dengan sengaja untuk menciptakan skandal. Mungkin dia tidak menyadarinya, mungkin dia mempercayai terlalu banyak orang dalam beberapa hal. Dia membutuhkan orang untuk membimbingnya. Di situlah lingkungan sangat penting," ucap eks gelandang Liverpool itu.

Sumber: Sky Sports

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini