Diiming-Iming Dapat Proyek di Dinas Dayah Aceh, Korban Tertipu Rp60 Juta

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pria inisial IW (50 tahun) ditangkap polisi karena diduga melakukan penipuan proyek terhadap korban Zulhelmi (54 tahun). Modusnya yaitu iming-iming proyek di Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha mengatakan aksi penipuan itu berawal pada 22 Januari 2019 lalu,saat keduanya bertemu di Gedung Sultan II Selim, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Saat itu, IW menceritakan kepada Zulhelmi bahwa ia memiliki proyek PL (penunjukan langsung) di Dinas Pendidikan Dayah Aceh berupa perencanaan, pengawasan dan pembangunan bangunan dayah yang ada di beberapa kabupaten di Aceh.

Dia pun kemudian mengiming-imingi akan bisa membantu korban mendapatkan proyek di dinas tersebut. "IW meminta uang sebesar Rp60 juta kepada korban dengan iming-iming akan diberikan pekerjaan lain yang ada pada Dinas Pendidikan Dayah Aceh," kata Kompol Ryan, Jumat (22/4).

Namun setelah memberikan uang, tutur Ryan, ternyata pekerjaan yang dijanjikan IW tidak pernah ada. Uang yang digunakan saat itu pun tak dikembalikan lagi oleh pelaku. Korban yang merasa tertipu, lantas membuat laporan ke Polresta Banda Aceh pada 4 Maret lalu.

Beberapa pekan dicari, keberadaan IW pun mulai tercium polisi. Pria yang bekerja sebagai wiraswasta itu ditangkap personel Unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Banda Aceh di Desa Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, pada Rabu (20/4) sore.

"Kini IW diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," ungkap Kompol M Ryan Citra Yudha. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel