Diintai saat Main dengan Anaknya, Pangeran Harry Lapor Polisi

Diza Liane Sahputri, Diza Liane Sahputri

VIVA – Pangeran Harry dan Meghan Markle memberikan laporan ke polisi terkait drone yang terbang di atas kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat. Adik Pangeran William itu merasa terancam dengan insiden tersebut.

Dikutip dari laman Page Six, Jumat, 29 Mei 2020, dalam bulan ini saja, mantan anggota keluarga kerajaan itu melaporkan setidaknya lima drone yang terbang setinggi 20 kaki di atas rumah mereka. Salah satunya, saat pasangan suami istri itu bermain di kolam renang bersama buah hatinya, Archie.

"Mereka melihat drone datang, dan mereka pikir itu dioperasikan oleh fotografer, tapi mereka tak bisa asal mengasumsikannya," ujar salah satu sumber yang dekat dengan pasangan tersebut.

"Meghan juga menerima ancaman rasis kematian di saat hari pernikahannya, jadi teror itu terasa nyata," lanjutnya.

Sumber yang sama juga mengatakan bahwa wajar kalau Pangeran Harry dan Meghan Markle melaporkan hal ini, karena menyangkut privasi dan keselamatan keluarga mereka.

"Di samping itu, coba pikir kalau kalian di posisi mereka. Apa rasanya? Ada drone berkeliaran setinggi 20 kaki saat kamu sedang bermain dengan anakmu?" ucapnya.

Drone hanya salah satu dari protes yang dialami pasangan itu selama tinggal di mansion mewah di Beverly Hills seharga US$18 juta. Di mana mansion tersebut dimiliki oleh figur publik Hollywood, Tyler Perry.

Termasuk saat Pangeran Harry dan Meghan Markle dibuntuti setiap hari ketika mereka keluar rumah, keluar dari mobil atau saat mengemudi dan diikuti. Salah satu insiden bahkan menyebabkan sebuah kecelakaan.

"Sangat berbahaya, mengagetkan dan menakutkan," kata sumber itu lagi.