Dijebloskan ke Penjara, Pelatih DInamo Zagreb Mengundurkan Diri

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Dinamo Zagreb, Zoran Mamic, resmi mengundurkan diri dari jabatannya beberapa hari jelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2020/21 melawan Tottenham Hostpur.

Mamic mengundurkan diri setelah divonis pengadilan 4 tahun 8 bulan hukuman penjara. Dia dijatuhkan vonis tersebut atas dugaan penggelapan senilai 116 juta kuna (Rp263 miliar).

"Mahkamah Agung telah mengonfirmasi putusan Pengadilan Kota Osijek yang menjatuhkan hukuman enam setelah tahun kepada Zoran Mamic dalam kasus penggelapan senilai 116 juta kina dari klub sepakbola Dinamo Zagreb," tulis pernyataan resmi yang diterbitkan media Kroasia HRT, Selasa 16 Maret 2021.

"Hukuman Zoran Mamic telah dikurangi menjadi empat tahun delapan bulan dari empat tahun 11 bulan. Sementara hukuman Milan Pernar dikurangi menjadi tiga tahun dua bulan dari empat tahun dua bulan."

Setelah putusan ini, Mamic langsung menyatakan pengunduran diri sebagai pelatih Dinamo Zagreb. Meski persiapan Dinamo Zagreb jelang lawan Spurs menjadi berantakan, mereka telah menunjuk pelatih baru pengganti Mamic, yakni Damir Krznar.

"Meski saya tidak bersalah, saya mundur seperti yang saya katakan sebelumnya jika hukuman itu dikonfirmasi. Saya mendoakan semua, semoga klub meraih kesuksesan," ucap Mamic, melalui keterangannya.

Saat ini, Dinamo Zagreb masih memuncaki klasemen sementara Liga Kroasia dengan perolehan 57 poin dari 24 laga. Sementara itu, mereka juga masih berpeluang lolos ke perempatfinal Liga Europa jika berhasil mengejar agregat 0-2 dari Spurs.