Dijegal India, TikTok Mau Buka Kantor Pusat di Irlandia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Setelah mengakui perusahaan memangkas sebagian karyawan di India dan diblokir 7 bulan lamanya, TikTok mengikuti langkah Huawei untuk berinvestasi dalam jumlah besar di Irlandia.

TikTok juga disebut-sebut akan membuka kantor pusat di negara tersebut.

Mengutip Gizchina, Senin (8/2/2021), perusahaan dilaporkan tengah mencari lokasi yang sesuai sebagai kantor pusat di Dublin.

Hingga saat ini, perusahaan telah mengidentifikasi lima lokasi yang mungkin dibangun sebagai kantor pusat barunya. Menurut laporan, kantor pusat ini akan menampung sekitar 2.000 karyawan.

Laporan yang sama menyebut, TikTok mencari lokasi dengan luas 18.580 meter persegi untuk kantor pusatnya.

Sebelumnya, Huawei dilaporkan akan berinvestasi dalam jumlah besar di Irlandia. Menurut laporan yang sama, sebelum akhir 2021, Huawei akan menggelontorkan investasi USD 80 juta untuk aktivitas riset dan pengembangan.

Berdasarkan keterangan orang dalam, TikTok berencana untuk merelokasi karyawannya ke kantor baru sebelum akhir 2021.

Namun, kapan tepatnya relokasi berlangsung masih belum diketahui. Hal ini karena dunia masih dalam masa pandemi Covid-19.

Tentunya, TikTok tidak bisa merelokasi ribuan pekerja ke kantor barunya, oleh karenanya kemungkinan TIkTok akan merekrut ratusan karyawan baru.

Pilih Lokasi

TikTok. Dok: money.com
TikTok. Dok: money.com

Informasi ini diperkuat oleh pernyataan Wakil Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar yang bulan Januari 2021 mengatakan, ia sempat bertemu dengan perwakilan TikTok.

"Perusahaan masih ingin mendirikan kantor pusatnya di Dublin. Lokasi yang spesifik sedang dipertimbangkan TikTok termasuk kompleks North Wharf baru di pusat keuangan Dublindan proyek pengembangan Heston South," katanya.

TikTok juga tengah mengevaluasi the Sorting Office di Dublin South Dock.

Ada dua lokasi lain yang tengah dilihat TikTok, namun lokasi tersebut sudah berpenghuni.

Banyak Perusahaan Teknologi Buka Kantor di Dublin

Sejumlah toko tutup setelah pemberlakuan karantina wilayah (lockdown) nasional di tengah penyebaran kembali COVID-19 di Dublin, Irlandia (22/10/2020). Mulai Kamis (22/10), Irlandia memberlakukan lagi lockdown nasional akibat penyebaran kembali COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua)
Sejumlah toko tutup setelah pemberlakuan karantina wilayah (lockdown) nasional di tengah penyebaran kembali COVID-19 di Dublin, Irlandia (22/10/2020). Mulai Kamis (22/10), Irlandia memberlakukan lagi lockdown nasional akibat penyebaran kembali COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua)

Jika rencana TikTok menyewa ruang kantor berhasil, hal ini akan memberikan dorongan ke pasar perkantoran Dublin. Pasalnya selama pandemi, pusat komersial lokal bermasalah.

Sebelumnya, Google dan Alphabet pun telah merencanakan untuk menyewa kantor Sorting Office di area South Dock Dublin namun membatalkan kesepakatan itu pada September 2020.

Rencananya, kantor TikTok di Dublin akan menampung hingga 5.000 karyawan.

Perlu diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Dublin menarik perhatian banyak perusahaan teknologi. Salah satunya adalah kantor pusat Google dan Facebook Eropa yang berlokasi di Dublin.

Perusahaan teknologi lain seperti Twitter dan Microsoft juga memiliki banyak bisnis di Dublin.

(Tin/Isk)