Dikabarkan Bonyok Dipukuli, Begini Kondisi Habib Bahar bin Smith di Nusakambangan

Liputan6.com, Cilacap - Beredar kabar Habib Bahar Bin Smith mengalami penganiayaan hingga babak belur setelah dipindah dari Gunungsindur, Bogor ke Lapas Batu, Nusakambangan. Kabar itu selain meresahkan keluarga juga rentan memicu kesalahpahaman di antara murid dan para pengikutnya.

Habib Bahar bin Smith kemudian membantah kabar itu. Melalui video berdurasi 4 menit 36 detik, ia menjelaskan kabar pemukulan hingga babak belur tidak benar.

“Tidak ada seperti kabar-kabar, di luar sana, bahwa saya dipukuli, bahwasanya saya bonyok-bonyok. Saya diginiin, tidak ada itu,” kata dia yang mengenakan kaos dan kain penutup kepala berwarna merah.

Dalam video itu, Habib Bahar bin Smith meminta keluarganya tidak mengkhawatirkan kondisi kesehatannya di Nusakambangan. Hal ini terkait penyakit lambung yang ia miliki.

Ia mengaku petugas lapas memperlakukannya dengan baik. Hampir setiap hari petugas mengukur tekanan darahnya. Petugas lapas juga menyediakan obat dan makanan.

“Untuk umi dan istri, jangan khawatir dengan penyakit lambung karena petugas melayani dengan baik,” kata Habib Bahar bin Smith, dalam video tersebut.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Konfirmasi Pihak Lapas Batu, Nusakambangan

Pagar besi berkawat beraliran listrik tegangan tinggi mengelilingi kompleks Lapas ‘High Risk’ Karanganyar, Nusakambangan. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Terakhir, Bahar berpesan kepada murid-muridnya agar tetap menjaga semangat meskipun tanpa kehadirannya. Ia meminta pengikutnya tetap semangat membela agama, bangsa dan negara kesatuan republik Indonesi.

Kepala lapas Batu Erwedi tidak berkomentar banyak ketika dikonfirmasi video ini. Ia mengatakan video itu dibuat untuk menjawab kekhawatiran keluarga terkait kabar penganiayaan Habib Bahar.

“Video itu benar. Kami berikan kepada keluarga supaya keluarga tahu beliau sehat wal afiat,” kata dia melalui aplikasi perpesanan.

Habib Bahar dipindah dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan pada Selasa malam (19/5/2020). Ia sampai di Dermaga Wiajayakusuma pukul 06.00 WIB. Setelah menyeberang, Bahar sampai di Lapas Batu pukul 06.35 WIB.

Bahar dipindah karena massa pendukungnya membuat gangguan keamanan di Lapas Gunung Sindur. Pemindahan berlangsung sesuai SOP pengamanan dan pencegahan COVID-19.

Lapas Batu merupakan lapas high risk. Sesuai prosedur lapas high risk, yakni one man one cell, maka Bahar juga sendiri dalam sel.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: