Dikabarkan Jadi Mensos, Risma Sudah Berangkat ke Jakarta?

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) diduga terbang ke Jakarta. Hal ini terkait kencangnya isu menjadi Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliani Batubara yang tersandung dugaan kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari informasi yang dihimpun dan sumber internal Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Wali Kota Risma pada Selasa 22 Desember 2020 berada di Jakarta. Akan tetapi, lokasi persis masih belum diketahui.

Selain itu, berdasarkan jadwal atau agenda kerja Wali Kota Risma hari ini tidak ada. Sedangkan agenda pada Senin, 21 Desember 2020, agenda yang awalnya digelar pukul 11.00 WIB di rumah kediaman juga ditunda.

Agenda Wali Kota Risma yang terpantau media adalah pada Minggu 20 Desember 2020. Dia berkeliling kampung dengan menggunakan sepeda motor untuk memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga Surabaya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Awal Pekan, Risma Sempat Ikuti Kerja Bakti

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Selain itu, berdasarkan jadwal atau agenda kerja Wali Kota Risma pada Selasa, 22 Desember 2020 tidak ada. Sedangkan agenda pada Senin, 21 Desember 2020, agenda yang awalnya digelar pukul 11.00 WIB di rumah kediaman juga ditunda.

Agenda Wali Kota Risma yang terpantau media adalah pada Minggu, 20 Desember 2020. Dia berkeliling kampung dengan menggunakan sepeda motor untuk memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga Surabaya.

Namun, berdasarkan rilis dari Humas Pemkot Surabaya yang diterima Liputan6.com, Wali Kota Risma ikut kerja bakti di Kembang Kuning dan pimpinan pengaspalan jalan pada Senin, 21 Desember 2020.

Awalnya, dia memimpin kerja bakti di pintu masuk Makam Kembang Kuning, mulai dari perantingan pohon, penyemprotan jalan hingga pembersihan saluran atau kali di kawasan tersebut.

Setelah itu, dia bergeser ke depan Masjid Rahmat. Di tempat tersebut, dia meminta jajarannya untuk mengecat ulang pagar-pagar masjid yang sudah pudar. Perantingan pun dilakukan di sekitar masjid tersebut. Bahkan, di depan masjid itu dia meminta jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk melakukan pelebaran jalan sekaligus pengaspalan jalan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma mengatakan, sudah beberapa kali dia kerja bakti di kawasan Kembang Kuning. Sebab, di kawasan tersebut banyak cagar budayanya, termasuk Masjid Rahmat Kembang Kuning, ada pula Makam Kembang Kuning dan beberapa makam tokoh lainnya.

"Jadi, aku ingin menata di kawasan itu. Saya juga ingin suatu saat di termpat tersebut menjadi tujuan wisata. Selain itu, salurannya juga dikeruk untuk memperlancar air yang juga berasal dari Mayjen Sungkono,” kata Wali Kota Risma.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati menambahkan, jalan yang di depan Masjid Rahmat itu dilebarkan kapasitasnya sekitar satu meter. Sebab, sebelumnya masih ada badan jalan yang berupa tanah, sehingga Wali Kota Risma meminta untuk diaspal semuanya.

“Jadi, ketika kemarau, jalan itu kena mobil pasti berdebu, dan ketika musim penghujan tanah itu pasti larut hingga menimbulkan endapan di saluran. Makanya, Bu Wali tadi minta untuk diaspal semuanya, sehingga ini akan memperlancar akses jalan di kawasan ini, dan nanti tidak akan berdebu lagi, serta tidak akan memunculkan endapan di saluran itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan Kota Surabaya M. Fikser menambahkan bahwa Wali Kota Risma bersama jajarannya sudah beberapa kali kerja bakti di kawasan Kembang Kuning.

Selain saluran utamanya yang dikeruk dan diperdalam, Pemkot Surabaya juga membuat plengsengan yang di atasnya dibuat taman, sehingga diharapkan warga tidak membuang sampah sembarangan di tempat tersebut, karena jika membuang sampah di tempat itu besar kemungkinan akan jatuh ke kali dan akan menyebabkan penyumbatan.

"Jadi, Ibu Wali Kota membenahi kawasan tersebut karena beliau ingin suatu saat nanti kawasan tersebut bisa jadi kawasan wisata. Beliau juga memimpin pengaspalan jalan, karena jalan itu juga diperlebar, sehingga jalan itu bisa jadi jalan alternatif untuk warga, dan diharapkan tidak ada lagi kemacetan di kawasan ini," pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini