Dikaitkan Sama Gojek, Begini Jawaban Telkom

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 1 menit

VIVA – Operator telekomunikasi pelat merah Telkomsel kabarnya siap menyuntikkan dana ke Gojek. Rencananya ini sebenarnya hanya meneruskan rencana induk perusahaan Telkomsel, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom pada 2018.

Pada tahun itu, Telkom berencana menyuntikkan dana investasi ke startup milik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tersebut sebesar US$400 juta atau hampir Rp6 triliun.

Baca: Telkomsel dan Gojek Kian Mesra

Ketika ditanya rencana ini, Direktur Bisnis Digital Telkom, Fajrin Rasyid, enggan buka suara. "Saya tidak bisa men-disclose investasi terhadap satu atau beberapa perusahaan teknologi," ungkapnya, Rabu, 21 Oktober 2020.

Ia juga mengaku kalau Telkom dan anak usahanya terus terbuka untuk bekerja sama dengan startup teknologi lainnya, termasuk menggelontorkan investasi lewat beberapa program yang dimilikinya.

"Secara umum, kami membuka diri untuk bekerja sama dengan startup-startup teknologi, termasuk di antaranya berinvestasi," jelas dia.

Mengutip laman Nikkei Asian Review, jumlah angka kesepakatan investasi Telkomsel ke Gojek tak akan jauh dari yang diberikan induk usahanya.

Jika benar demikian, maka Gojek akan menambah satu lagi nama besar ke dalam daftar investor mereka. Facebook sebelumnya juga mengumumkan ikut berinvestasi di pesaing Grab tersebut bersama Google dan Tencent.

Investasi yang dilakukan Facebook untuk memperkuat dalam lingkup platform pembayaran digital. COO WhatsApp, Matt Idema, mengaku Gojek telah memproses miliaran transaksi setiap tahunnya.

Selain itu juga peluncuran WhatsApp Pay secara global beberapa waktu lalu juga menjadi sinyal jika investasi ini terkait ekosistem pembayaran digital.