Dikenal Nakal dan Sering Buat Onar, Balotelli Ternyata Pernah Menangis

Luzman Rifqi Karami

VIVA – Sosok bengal alias bad boy begitu melekat pada diri Mario Balotelli. Tak jarang, ulahnya membuat banyak orang geleng-geleng kepala.

Terbaru, Balotelli membuat ulah di Brescia. Dia dua kali bolos latihan tanpa alasan yang jelas, sampai Brescia memecatnya.

(Baca juga: 5 Aksi Bengal Balotelli yang Bikin Geleng-geleng Kepala)

Namun, di balik sikapnya yang keras dan di luar nalar, Balotelli tetaplah manusia biasa. Pemain 29 tahun ini bahkan sempat tertangkap kamera menangis di bangku cadangan.

Momen langka tersebut terjadi di San Paolo pada 9 Februari 2014. Saat itu, Balotelli membela AC Milan dan klubnya kalah 1-3 dari Napoli.

Belum jelas alasan pasti mengapa Balotelli menangis. Ada yang bilang karena dia mendapat perlakuan rasis dari fans Napoli. Namun, pelatih Milan kala itu, Clarence Seedorf membantahnya.

"Apa yang bisa saya bilang mengenai air mata Balotelli? Itu adalah air mata olahragawan," kata Seedorf dilansir Mirror.

"Mario itu manusia. Ini adalah hal yang sering terjadi dalam sepakbola dan olahraga pada umumnya. Menurutku, ini sangat indah," lanjutnya.

Rekan setim Balotelli kala itu, Adel Taarabt punya pendapat lain. Menurut pemain yang kini membela Benfica,  tangisan Balotelli adalah bentuk kekecewaan dirinya usai gagal mempersembahkan kado untuk putrinya yang baru lahir, Pia.

"Namun, hasilnya berbeda. Balotelli menangis karena dia gagal memberikan hasil terbaik di hari lahir putrinya. Dia gagal mencetak gol dan mempersembahkan kemenangan. Bagi saya, menangis adalah hal yang wajar bagi setiap manusia," kata Taarabt kepada Milan Channel.

(Baca juga: Inilah Alasan Balotelli Menangis di Laga Kontra Napoli)