Dikeroyok Tiga Orang karena Memaki, Pria di Bekasi Tewas Penuh Luka

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria berinisial JW (31) ditemukan tak bernyawa di depan Kantor Sekretariat RW10 Perumahan Mangunjaya Indah I, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (22/6). Dia diduga tewas setelah dianiaya karena memaki para pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan, berdasarkan informasi dari warga sekitar, sebelum tewas JW dikeroyok oleh tiga orang tak dikenal sekira pukul 01.00 WIB. "Kami baru saja lakukan pengecekan lokasi, ternyata benar apa seorang pria yang meninggal di sini. Menurut informasi, korban dikeroyok oleh tiga orang pelaku," ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengeroyokan ini diduga disebabkan kata-kata kasar JW kepada pelaku. "Jadi korban ini setiap ada yang lewat diteriaki dengan kata-kata kasar, sambil pukul-pukul tiang listrik, alasannya masih belum kami ketahui," jelas Aris.

Pelaku Coba Tabrak Korban

Ketiga pelaku diduga tersinggung dengan teriakan dan kata-kata kasar korban. Ketiga pria yang berboncengan satu sepeda motor itu mencoba menabrak JW, namun meleset. Mereka lalu mengejar dan mengeroyoknya.

"Korban ini pas pelaku lewat neriakin 'anjing'. Kemudian sama pelaku mau ditabrak, tapi enggak kena, malah kena tiang listrik. Lalu dikejar sama para pelaku," ucapnya.

JW mengalami luka-luka di sekujur tubuh setelah dikeroyok tiga pelaku. Pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil visum untuk mengetahui luka-luka yang menyebabkan korban tewas.

"Luka-lukanya masih kami tunggu hasil visum. Belum bisa dipastikan apakah korban luka terkena benda tumpul atau senjata tajam," katanya.

Terekam CCTV

Ketua RW10 Desa Mangunjaya AM Salim mengatakan, JW tinggal bersama anak dan istrinya di rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, tidak ada warga yang mengenali sosok JW.

"Korban bukan warga sini, enggak ada yang kenal, yang saya tahu dia ngontrak sama anak istrinya di Kalibaru. Kalau orang tuanya tinggal di perumahan Kintamani, enggak jauh dari sini," ucapnya.

Salim juga tidak mengenal tiga orang pelaku yang mengeroyok JW hingga tewas bersimbah darah. Namun berdasarkan rekaman CCTV, ketiga pelaku terlihat mengeroyok JW dari depan gapura perumahan hingga ke halaman kantor sekretariat RW.

"Keributan dari depan masuk ke dalam, terjadilah pukulan di bawah tiang lampu depan kantor RW. Yang ngeroyok ada tiga orang," ucapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel