Dikira Meninggal, Seorang Lansia di China Dimasukkan ke Mobil Jenazah

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang lansia di panti jompo Shanghai, China dikira telah meninggal dunia, lalu dimasukkan ke dalam kantong mayat dan mobil jenazah.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, dua orang yang tampaknya petugas kamar jenazah memasukkan kantong mayat itu ke sebuan kendaraan. Pekerja itu kemudian terlihat menarik kantong itu sampai terbuka dan salah seorang pekerja terdengar mengatakan pasien tersebut masih hidup.

Insiden itu memicu kecaman di media sosial China. Buntut kejadian itu, empat pejabat di distrik Putuo, Shanghai dipecat.

Dikutip dari BBC, Rabu (4/5), pejabat di distrik Putuo membenarkan insiden tersebut dan mengatakan pasien itu telah dibawa ke rumah sakit dan kondisinya stabil.

Otoritas distrik menyampaikan, lima pejabat dan seorang dokter sedang diselidiki terkait insiden ini.

Menanggapi insiden ini, salah seorang pengguna media sosial Weibo mengatakan ini merupakan pertanda "kekacauan" yang terjadi di Shanghai. Shanghai saat ini sedang menghadapi gelombang wabah Covid terbaru, di mana kota berpenduduk 25 juta jiwa itu berada di bawah pembatasan ketat yang telah memasuki pekan keenam.

Sebagian besar warga dilarang keluar rumah dengan alasan apapun. Orang yang terinfeksi Covid dan kontak dekatnya dibawa ke pusat karantina. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel