Dikritik Megawati Soal Produk Asing, Ini Kata Tokopedia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tokopedia angkat suara atas kritik dari Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, yang menilai marketplace domestik itu lebih banyak menjual produk asing ketimbang buatan dalam negeri.

Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri mengkritik Tokopedia. Menurutnya, perusahaan decacorn asal Indonesia itu lebih banyak menjual produk asing ketimbang barang lokal.

"William Tanuwijaya (CEO Tokopedia), saya boleh buat kritik sedikit, ini kritik membangun, kenapa kalau saya browsing online di tokopedia kenapa ya yang disuguhkan selalu, sekarang lho ini, nanti berarti bisa berubah, itu barang-barangnya made non-Indonesia," kata Megawati dalam diskusi Megawati Institute, Selasa (29/6/2021).

Terkait ini, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak secara tegas membantah tudingan tersebut.

Dia memastikan, perusahaan hanya menerima penjual asal Indonesia dan memfasilitasi transaksi dari Indonesia untuk Indonesia.

"Tokopedia adalah marketplace domestik yang hanya menerima penjual asal Indonesia dan memfasilitasi transaksi dari Indonesia untuk Indonesia," ungkap dia kepada Merdeka.com, Selasa (29/6/2021).

Dia mengungkapkan, saat ini, jumlah penjual di Tokopedia hampir 100 persen merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

"Sehingga pasar Indonesia sepenuhnya dinikmati pelaku usaha domestik dan ekonomi berputar di dalam negeri," ucapnya.

Nuraini menambahkan, Tokopedia juga sama sekali tidak memfasilitasi adanya impor langsung dari penjual asing di dalam platform.

Megawati Kritik Tokopedia yang Lebih Banyak Jual Produk Asing

Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)
Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Sebelumnya, Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyampaikan kritik untuk Tokopedia.

Menurutnya, perusahaan decacorn asal Indonesia itu lebih banyak menjual barang buatan luar negeri ketimbang produk lokal.

"William Tanuwijaya (CEO Tokopedia), saya boleh buat kritik sedikit, ini kritik membangun, kenapa kalau saya browsing online di tokopedia kenapa ya yang disuguhkan selalu, sekarang lho ini, nanti berarti bisa berubah, itu barang-barangnya made non-Indonesia," kata Megawati dalam diskusi Megawati Institute, Selasa (29/6).

Mega lantas menyinggung soal banyak UMKM yang belum berkembang. Ia juga menyampaikan Tokopedia belum sesuai dengan visi presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta cintai produk lokal.

"Pak Jokowi sebagai presiden sudah mengatakan mari kita bantu UMKM, anak-anakku sekalian, UMKM itu saya bagian juga orang yang membantu UMKM, mereka itu sangat rapuh karena mereka sangat tradisional dan sangat cinta pada budaya bangsa," katanya.

"Mereka itu sangat rapuh, karena apa? Mereka sangat tradisional, mereka sangat cinta pada budaya bangsa sehingga mereka menunjukkannya dari sisi seni, ada bikin keranjang, batik, kain, sangat rapuh. Karena mereka tidak tahu bagaimana cara berusaha. Itu makanya saya bilang rapuh mereka sangat mudah, maaf, untuk ditipu," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel