Dilantik Jadi Kepala BNPB, Mayjen Suharyanto Miliki Harta Rp 4,5 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan melantik Panglima Kodam V/Brawijaya Mayor Jenderal Suharyanto menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari ini, Rabu (17/11/2021).

Pelantikan terhadap Suharyanto berbarengan dengan pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, dan Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Dalam laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, Suharyanto tercatat memiliki harta sebesar Rp 4.586.643.144. Harta itu dia laporkan pada 18 Februari 2021 saat awal menjabat Panglima Kodam V/Brawijaya.

Dalam laman tersebut, Suharyanto melaporkan memiliki 2 bidang tanah dan bangunan yang terletak di Bandung Barat dengan nilai mencapai Rp 1.450.000.000.

Untuk harta bergerak, Suharyanto melaporkan memiliki dua mobil, yakni Honda HRV tahun 2016 dan Toyota Vellfire 2.5 G tahun 2019, serta satu motor Yamaha tahun 2017 dengan nilai Rp 1.148.000.000.

Sementara Kas dan atau setara kas, Suharyanto melaporkan memiliki Rp 1.783.843.144 dan harta bergerak lain senilai Rp 204.800.000. Suharyanto melaporkan dirinya tidak memiliki utang. Jadi total keseluruhan hartanya Rp 4.586.643.144.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pelantikan di Istana

Presiden Joko Widodo atau Jokowi diagendakan melantik Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Dudung Abdurrachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Pelantikan akan dilakukan di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11/2021) siang.

"Iya (Presiden) melantik KSAD hari Rabu. Pak Dudung (yang akan dilantik menjadi KSAD)," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada Liputan6.com, Rabu pagi.

Adapun Dudung akan mengisi posisi yang ditinggalkan Jenderal Andika Perkasa. Sementara itu, Andika akan dilantik menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun pada November 2021.

Pelantikan akan dilakukan pada pukul 13.30 WIB. Selain Andika Perkasa dan Dudung, Jokowi juga akan melantik Kepala Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 12 duta besar RI untuk negara sahabat.

Posisi Kepala BNPB akan diisi oleh Mayor Jenderal TNI Suharyanto. Saat ini, dia menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya.

"Presiden juga akan melantik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala BNPB, dan 12 duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat. Pelantikan akan dilaksanakan Rabu, 17 November 2021 pukul 13.30 WIB di Istana Negara," jelas Heru dalam siaran persnya, Rabu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel