Dilarang Wisata, Wanita Cantik Marah-marah

·Bacaan 1 menit

VIVA - Pengendara dan penumpang mobil Toyota Vios warna abu-abu bernomor polisi A 1330 TH sempat bersitegang dengan polisi dan dishub di pertigaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Sopirnya seorang pria, mengenakan kemeja warna hitam biru dan celana pendek.

Kemudian penumpangnya seorang wanita cantik, berkulit putih, berambut panjang berwarna cokelat, mengenakan celana hitam dan baju tanpa lengan. Sang wanita saat ditanyai oleh personel Dishub Cilegon, tampak marah-marah. Dia beralasan ke Anyer untuk bertakziyah.

Kemudian sopir sempat melajukan mobil hingga menabrak barier pembatas jalan, saat ditanyai oleh polisi.

"Tadi ada sedikit kesalahpahaman, saat kita tanya keperluannya ke mana tidak menjawab dengan jelas. Kemudian saat diminta menunjukkan identitasnya, yang bersangkutan tidak bisa menunjukannya," kata Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman, di lokasi kejadian, Minggu, 16 Mei 2021.

Baca juga: Wisatawan Membludak, Gubernur Banten Tutup Lokasi Wisata

Saat disuruh kembali ke daerah asal keberangkatan, sopir malah menuju ke arah Anyer, namun berhasil kembali dihentikan oleh Polri-Dishub di pos penyekatan.

"Tadi sudah kita minta putar balikkan yang bersangkutan," katanya.

Akibat penyekatan dan penutupan destinasi wisata Anyer hingga Carita di simpang tiga JLS Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, terjadi kemacetan dan antrian kendaraan mencapai ratusan meter.

"Kita sekat, akibatnya ada antrean kendaraan antara 500 meter sampai 750 meter," katanya.