Dilelang KPK, Rumah Mantan Pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo Laku Rp2,8 Miliar

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang dua harta miliki narapidana korupsi Yaya Purnomo dan Sutrisno. Hasil lelang tersebut terkumpul uang Rp3,4 miliar.

"Tim jaksa eksekutor beberapa waktu lalu telah selesai melaksanakan lelang barang rampasan dari terpidana Yaya Purnomo dan kawan-kawan dan berhasil mengumpulkan total Rp3,4 miliar," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin (25/4).

Ali mengatakan, uang hasil lelang banyak didapat dari harta milik Yaya. Dia menjelaskan, harta kekayaan mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu yang berhasil dilelang adalah tanah di Jalan Dago Pakar Mawar III nomor 2B, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

"Selain itu ada juga harta yang bersangkutan (Yaya) berupa satu unit rumah milik Yaya yang ada di Jalan Dago Pakar Mawar II nomor 11, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Rumah itu dilelang beserta bangunan yang ada di dalamnya," ujar Ali.

"Sebanyak 57 perabotan rumah tangga dan barang elektronik milik Yaya. Ini laku Rp2,8 miliar," ujar Ali.

Uang Hasil Lelang akan Dikembalikan ke Kas Negara

Kemudian harta milik Sutrisno yang berhasil dilelang KPK adalah sebidang tanah dan bangunan di Malang, Jawa Timur. Tanah dan bangunan milik Direktur Utama PT HNW itu dilelang dengan harga limit Rp566,98 juta.

Ali memastikan, uang hasil lelang dari harta rampasan koruptor ini bisa mengembalikan kerugian negara dari tindakan rasuah yang dilakukan. Hal ini menjadi optimalisasi yang dilakukan KPK sebagai bagian dari penegak hukum.

"Optimalisasi aset recovery dari hasil lelang barang rampasan perkara korupsi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih untuk pemasukan kas negara," tutup Ali.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono/Liputan6.com [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel