Dilimpahkan ke Kejari Jakbar, Teddy Minahasa Cs Diborgol

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Teddy Minahasa bersama enam tersangka lainnya kasus penyalahgunaan narkoba tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat. Para tersangka datang dengan tangan terborgol sambil mengenakan rompi tahanan.

Dari pantauan merdeka.com para tersangka tiba di Kejari Jakarta Barat pukul 12.00 WIB dengan menggunakan dua unit mobil elf berwarna putih. Kedatangan mereka sambil dikawal oleh sejumlah penyidik narkoba Polda metro jaya dengan mengenakan baju berwarna merah.

Turut hadir juga Direktur Reserse Narkoba Kombes Mukti Juharsa dalam rombongan pengawalan itu.

Para tersangka pun turun dari mobil elf diawali dengan Teddy Minahasa. Tampak dirinya turun dengan tangan terborgol sambil mengenakan baju batik yang diselimuti dengan rompi baju tahanan yang bertuliskan tahanan Polda Metro Jaya. Ia hanya tampak diam saja ketika awak media bertanya.

Sedangkan untuk enam tersangka lainnya juga turun dari kendaraan yang berbeda. Serupa dengan Teddy para enam tersangka lain, mereka jalan dengan tangan terborgol dengan baju tahana Polda dan hanya menurunkan kepalanya saja dengan melewati barisan para awak media.

Dijadwalkan pemberkasan tahap dua kasus peredaran narkoba mantan Kapolda Sumbar dengan enam tersangka lainnya direncanakan akan di laksanakan pada hari ini Rabu (11/1) di Kejari Jakarta Barat.

"Hari Rabu tanggal 11 Januari di Kejaksaan Negeri Jakbar," ujar Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Ade Sofyan dalam keterangannya.

Adapun penyerahan tahap dua merupakan berupa para tersangka kasus peredaran narkoba bersamaan dengan barang bukti. Untuk tujuh tersangka akan diserahkan ke Kejari Jakarta Barat sedangkan untuk lima tersangka lainnya diserahkan di Kejari Jakpus.

Total, terdapat 11 tersangka dari kasus peredaran narkoba yang juga menyeret Irjen Teddy Minahasa. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 juncto Pasal 55 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009. [eko]