Dimas Djayadiningrat Modifikasi Video Animasi Los Lojobronos Rayakan Era Western Movie, Banjir Pujian

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pertengahan Juni 2021, sutradara Dimas Djayadiningrat bersama sinematografer Ical Tanjung dan Iqbaal Ramadhan menjuri di Kompetisi Sinema Pariwara Duta Muda Cleo.

Pemenang ajang ini adalah video animasi Los Lojobronos dari Javora Studio. Versi hidupnya lantas diproduksi Dimas Djay dengan bintang film Dilan 1990 sebagai pemeran utama.

Hasilnya dipamerkan Dimas Djayadiningrat di akun Instagram terverifikasinya pada 25 Desember 2021. Bersama video itu, sang sineas berbagi cerita soal konsep dan proses kreatif.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lewati Modifikasi

Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)
Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)

Filmnya sendiri sudah melewati modifikasi dari basic storynya, dan dalam style kami ingin merayakan era western movie ala Sergio Leone,” tulis sutradara film box office Quickie Express.

Dengan hawa2 musik ala Ennio Morricone meskipun enggak bs menyamai sama sekali ya. Sisanya kami tetap mencoba memasukkan unsur kelokalan yang sudah diudek-udek jadi sop ala tim @lancar_djaya,” ia menambahkan.

Pujian Chicco Jerikho

Unggahan Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)
Unggahan Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)

Lebih dari 10 ribu orang mengirim tanda hati buat video ini. Sejumlah artis mengapresiasi proses maupun hasil akhir yang disuguhkan Dimas Djayadiningrat, di kolom komentar.

Elkonco terbaik,” cetus Chicco Jerikho lalu mengirim emotikon kobaran api. “Kamp**tos,” sutradara film Garuda Di Dadaku dan Sang Penari, Ifa Isfansyah menyahut.

Bukan Kali Pertama

Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)
Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)

Ini bukan kali pertama Dimas Djayadiningrat menghasilkan sinema pariwara namun tetap saja suami aktris Faradina Mufti senang dengan proses berkesenian hingga ke tahap produksi.

“Kita senang apalagi saat melihat respons tim Cleo yang puas dengan hasilnya. Ada kepuasan tersendiri saat karya yang kita kerjakan diterima baik orang lain khususnya oleh masyarakat,” Dimas Djayadiningrat membeberkan.

Wadah Kegiatan Positif

Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)
Dimas Djayadiningrat. (Foto: Dok. Instagram @dimas.djay)

Lewat interviu virtual dengan Showbiz Liputan6.com, pekan ini, Marketing Director Cleo, Melisa Patricia, menyebut Los Rojobronos mengisahkan dua orang pencari harta karun. Mengarungi hampir tujuh gunung, salah satu dari mereka kehausan hingga tak sanggup melanjutkan perjalanan.

Melisa menyambut hangat karya kreatif yang lahir di ajang Duta Muda Cleo 2021. “Kami akan terus membuka wadah dan kegiatan positif agar makin banyak karya seni tercipta. Berinovasi dan komitmen mempersembahkan yang terbaik masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel