Diminta Kedubes Korea Selatan, PSSI Siap-siap Bawa Shin Tae-yong ke Rumah Sakit karena Positif COVID-19

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan telah mendengar bahwa manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong positif COVID-19. PSSI diminta untuk membawanya ke rumah sakit jika keadaannya menurun.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, bersedia menuruti keinginan Kedubes Korea Selatan itu. Saat ini, pihaknya masih memantau kondisi terkini dari Shin Tae-yong.

PSSI mengumumkan Shin Tae-yong terpapar COVID-19 pada Sabtu (20/3/2021) siang WIB berdasarkan hasil tes swab PCR positif pada Jumat (19/3/2021) malam WIB.

"Jadi, Shin Tae-yong beberapa hari lalu merasa tidak enak badan. Dia lalu dites swab antigen pada Jumat, 19 Maret 2021 sore WIB, tapi kurang puas lalu dilanjut tes swab PCR," kata Iriawan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/3/2021).

"Pukul 20.44 WIB, hasilnya keluar dan Shin Tae-yong positif COVID-19. Saat itu juga, kami berencana membawanya ke rumah sakit. Namun, ia mengatakan bahwa kondisinya masih oke."

"Demamnya masih normal, penciuman masih ada, dan nafsu makannya juga masih ada. Sabtu, 20 Maret 2021, saya mendapatkan kabar bahwa Kedubes Korea Selatan meminta kami untuk membawanya ke rumah sakit."

"Saya pikir tidak ada masalah. Yang penting, yang kami lakukan adalah langkah-langkah kedokteran demi penyembuhan Shin Tae-yong," jelas pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu.

Penjelasan Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (PSSI).
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (PSSI).

Shin Tae-yong mengaku positif COVID-19 kepada media Korea Selatan, Yonhap, dalam pemberitaannya yang tayang pada Sabtu (20/3/2021), beberapa jam sebelum PSSI memberikan konfirmasi.

Sebelum dipastikan positif COVID-19, Shin Tae-yong merasakan gejala seperti demam berkelanjutan, sakit tenggorokan, dan kehilangan nafsu makan.

Shin Tae-yong bercerita bahwa ia telah merasakan tiga gejala tersebut dalam dua pekan terakhir. Dalam periode itu, ia beberapa kali menjalani tes swab PCR dan swab antigen, namun hasilnya selalu negatif.

"Meskipun ada beberapa kecurigaan gejala virus corona seperti demam dan kehilangan nafsu makan selama dua pekan terakhir, hasil negatif terus muncul dan baru kemarin hasilnya reaktif," jelas Shin Tae-yong dinukil dari Yonhap.

Dalam narasinya, Yonhap menuliskan bahwa Shin Tae-yong berencana melakukan rontgen paru-paru di rumah Sakit di Jakarta. Dia juga disebutkan bersedia untuk dirawat inap jika diperlukan.

"Untungnya, Shin Tae-yong tidak memiliki gejala yang serius seperti sesak nafas dan demam tinggi," tulis Yonhap.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini