Dimintai Rp 12 juta di RS Atmajaya, Annisa dipindah ke RS Koja

MERDEKA.COM. Annisa (20), mahasiswi Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia semester IV loncat dari angkot karena diduga akan menjadi korban penculikan oleh sopir angkot itu. Ica panggilan akrab Annisa menderita luka serius di kepala dan dilarikan ke RS Atmajaya, Pluit.

Menurut Asep, kerabat Annisa mengatakan dokter yang merawat Annisa menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi karena ada gumpalan darah yang menyumbat di otak. "Tanggal 6 Februari kemarin dirawat di RS Atmajaya, malamnya, dokter bilang harus di operasi dan untuk pembayarannya sebesar Rp 12 juta. Entah itu cuma DP-nya atau harga operasinya," kata Asep ketika dihubungi merdeka.com, Minggu (10/2).

Asep menyayangkan pihak dokter tidak langsung mengoperasi Annisa ketika mengetahui ada gumpalan darah yang menyumbat di otaknya. Dia mengatakan alasan pertama versi Rumah Sakit Atmajaya, Annisa tidak punya identitas. "Ya karena identitas Annisa hilang saat kejadian itu. Kedua, keluarga Annisa terlebih dahulu membayar uang Rp 12 juta untuk melakukan tindak operasi. Saat itu memang belum ada, tapi kan ini masalah nyawa, bisa lah kami kumpulkan uang segitu tapi Annisa dioperasi dulu," tegas dia.

Ketika merdeka.com konfirmasi ke RS Atmajaya, pihak rumah sakit membenarkan ada nama pasien bernama Annisa yang dirawatnya. "Memang ada nama Annisa yang dilakukan tindakan perawatan pada tanggal 6 Februari lalu," kata Rico, pegawai RS Atmajaya saat dihubungi, Minggu (10/2).

Namun Rico tidak bersedia mengungkapkan biaya untuk operasi tersebut. "Di RS Atmajaya ada CT scan, tapi kalau harganya itu kasir yang tahu," ujar dia.

Setelah dirawat di RS Atmajaya selama 1 hari, Annisa dipindah RSUD Koja. Tetapi sayang nyawanya tidak tertolong, Annisa meninggal hari ini, Minggu (10/2).

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.