Dinas Kesehatan Gelar Vaksinasi COVID-19 Perdana pada Lansia di Bekasi

Lutfi Dwi Puji Astuti, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Untuk pertama kalinya, para warga lanjut usia (lansia) di Bekasi telah mendapat kesempatan vaksinasi COVID-19 yang bertempat di Meikarta. Proses vaksinasi tersebut belangsung selama dua hari, sejak tanggal 17-18 Maret 2021 kemarin.

Peninjauan pelaksanaan vaksinasi pun dilakukan dengan ketat, termasuk dengan kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Sri Enny Mainiarti di Cikarang.

"Vaksinasi COVID-19 umum bagi lansia ini merupakan yang pertama dilakukan di Kabupaten Bekasi," katanya dikutip dari keterangan tertulisnya.

Sri menambahkan bahwa kegiatan vaksinasi perdana bagi lansia ini atas kerjasama Dinkes Kabupaten Bekasi bersama RS Siloam Lippo Cikarang dan Meikarta. Peran serta pihak swasta, lanjut Sri, sangat dibutuhkan dalam mengendalikan pandemi COVID-19 sehingga berangsur menurun dengan adanya pelaksanaan vaksinasi.

"Kami alokasikan vaksinnya, tenaga vaksinator dari Siloam, sementara lokasi vaksinasi disiapkan Meikarta di Distrik 1. Semoga ikhtiar vaksinasi ini mampu menekan penyebaran COVID-19 dan semua aktivitas masyarakat bisa normal kembali," imbuh Sri.

Lebih lanjut, keseluruhan proses vaksinasi lansia tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan, antara lain dengan kewajiban memakai masker, adanya sarana pencuci tangan, dan menjaga jarak untuk mencegah kerumunan. Dijelaskan Direktur RS Siloam Lippo Cikarang Albert Limanto pendaftaran untuk lansia secara umum ini dilakukan sebelumnya secara digital melalui my siloam apps.

Syarat mengikuti proses vaksinasi tersebut, lanjut dokter Albert, sesuai dengan ketentuan yang sudah diviralkan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun khusus kali ini, menurutnya, peserta vaksinasi ialah Lansia berusia 60+ dan dengan KTP Kabupaten Bekasi.

Saat tiba di lokasi, lansia yang sudah mendaftar langsung membawa bukti formulir yang telah diisi di meja registrasi. Para lansia pun dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum akhirnya divaksinasi. Observasi juga dilakukan 30 menit pasca penyuntikan.

"Jadwal penyuntikan juga telah diatur berbeda jam, agar tertib dan tidak terjadi penumpukkan. 28 hari terhitung dari sekarang, peserta dijadwalkan kembali menjalani vaksinasi dosis kedua di RS Siloam Lippo Cikarang," imbuhnya.