Dinas Nakertrans-E ibarat comblang di ajang bursa kerja Jakarta Utara

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyebut Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans-E) Provinsi DKI Jakarta ibarat comblang (penghubung) dalam bursa kerja yang melibatkan 40 perusahaan dengan menyediakan 1.337 lowongan kerja di WTC Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu.

Ali menjelaskan kinerja sebagai comblang dianggap sukses kalau berhasil mempertemukan dan mencocokkan, dalam hal ini pencari kerja dengan pemberi kerja (perusahaan) yang membutuhkan kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Job fair ini merupakan kopi darat, mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja. Saya kira ini kegiatan yang ditunggu-tunggu warga Jakarta Utara,” kata Ali dalam sambutannya sebelum membuka pameran bursa kerja (job fair) tahun 2022 di Jakarta Utara, Rabu.

Ali berharap ada banyak pencari kerja yang mendapat pekerjaan sesuai dengan kualifikasi perusahaan yang dilamar selama bursa kerja digelar tiga hari dari Rabu sampai Jumat nanti.

Karena dengan begitu, Disnakertrans-E DKI Jakarta telah sukses menjadi comblang dan mendorong kebangkitan ekonomi warga Jakarta Utara setelah dua tahun terpuruk karena pandemi COVID-19.

“Dua tahun masa pandemi COVID-19 banyak yang sudah putus hubungan pekerjaan jadi butuh lapangan pekerjaan. Mudah-mudahan banyak yang cocok mendapat pekerjaan sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilakukan berkali-kali sehingga mengangkat perekonomian di Jakarta Utara,” kata Ali.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah menerangkan, bursa kerja yang diselenggarakan di lima wilayah kota dan satu kabupaten secara bergiliran merupakan ikhtiar dalam menanggulangi angka pengangguran di Jakarta.

Selain melalui laman jaknaker.id, bursa kerja menjadi wadah mempertemukan dan mencocokkan (link and match) antara pencari kerja dan pemberi kerja yang berdampak pada meningkatnya produktivitas perusahaan.

“Kalau produktivitas meningkat maka otomatis perusahaan kembali mencari pekerja-pekerja yang lain sehingga Insya Allah angka pengangguran di DKI Jakarta bisa kami tekan,” tutupnya.
Baca juga: Ratusan pencari kerja padati bursa kerja di Season City Jakbar
Baca juga: Pemkot Jakbar jadwalkan kegiatan "job fair" tiga kali pada 2022
Baca juga: Puluhan warga ramaikan "job fair" hari pertama di Jakbar