Dinas Pariwisata Diminta Evaluasi & Pantau Rekreasi Permainan Anak

Merdeka.com - Merdeka.com - Menjelang libur sekolah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meminta Dinas Pariwisata kota/kabupaten hingga provinsi untuk mengevaluasi destinasi wisata. Terutama tempat rekreasi yang menghadirkan tempat bermain anak untuk dilakukan pengecekan sebelum musim libur tiba.

"Kami imbau para kepala dinas di kabupaten/kota dan provinsi untuk memberikan imbauan dan monitoring ke semua destinasi wisata untuk protokol kesehatan dan kesiapannya," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu di Jakarta, Senin (13/6).

Vinsen menegaskan pihaknya meminta para kepala dinas untuk memperhatikan tempat rekreasi permainan anak. Sebab belajar dari kasus sebelumnya, terjadi kecelakaan karena pengelola wisata alfa dalam perawatan.

"Terutama buat permainan anak karena banyak kecelakaan yang terjadi setelah 2 tahun tidak dipakai dan tidak dirawat," imbuhnya.

Dia meminta dinas setempat memastikan berbagai fasilitas yang akan digunakan dalam keadaan aman dan nyaman. Bila kejadian serupa terulang, Vinsen tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada pengelola destinasi wisata.

"Kami tidak segan akan menegur dan menjatuhkan sanksi karena kita sudah melihat ada beberapa lokasi yang mengalami kecelakaan," ungkapnya.

Selain itu, Vinsen juga mengimbau para pengelola destinasi wisata menggunakan tiket digital atau e-ticket. Pemanfaatan teknologi ini akan makin mengurangi resiko penyebaran virus karena layanan yang diberikan tanpa sentuhan tangan.

"Kita juga ingin memastikan masyarakat yang masuk ke destinasi wisata ini dengan e-ticket sehingga bisa menjaga human touch, cashless ini kita juga ingin terapkan dengan digitalisasi," kata dia. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel