Dinas Pertanian Mukomuko sosialisasikan program peremajaan sawit

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu segera mensosialisasikan program peremajaan tanaman kelapa sawit tidak produktif kepada lima kelompok tani yang mengusulkan program tersebut.

"Kami akan sosialisasikan program peremajaan sawit termasuk menyaring kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan menerima program ini," kata Kabid Perkebunan Distan Kabupaten Mukomuko Meri Marlina dalam keterangannya, di Mukomuko, Sabtu.

Sebanyak lima kelompok tani di daerah ini yang mengusulkan program peremajaan tanaman kelapa sawit, yakni KRP Mukomuko Kelurahan Pasar Mukomuko dengan luasan lahan sekitar 150 hektare, KRP Tunas Harapan Desa Manjuto Jaya dengan luas lahan sekitar 130 hektare.

Kemudian, KRP Tanera Sejahtera Desa Bunga Tanjung dengan luas lahan sekitar 150 hektare, Kelompok Maju Bersama di Kecamatan Malin Deman seluas 100 hektare, dan Kelompok Tani Tiga Serumpun di Kecamatan Teras Terunjam seluas 100 hektare.

Ia mengatakan, kelompok tani di daerah ini harus mengetahui persyaratan untuk mengajukan program ini, termasuk cara pengisian data dalam aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Pertanian.

Dia mengatakan, instansinya hanya menyampaikan persyaratan program peremajaan sawit kepada petani, selanjutnya mereka yang melengkapi persyaratan sekaligus mengisi data dalam aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Pertanian.

Selain itu, lahan perkebunan kelapa sawit yang mendapatkan program peremajaan sawit ini, yakni usia tanaman kelapa sawit di atas 25 tahun, kemudian produksi kurang dari 10 ton per hektare dengan rentang usia di atas tujuh tahun dan di bawah 25 tahun.

Dari lima kelompok tani itu, ada beberapa kelompok tani yang sebelumnya mendapatkan program peremajaan tanaman kelapa sawit, kini kembali mengusulkan program ini, dan ada kelompok tani yang baru mengusulkan tahun ini.

Ia menyatakan, meskipun beberapa kelompok tani ini pernah mendapatkan program peremajaan tanaman kelapa sawit tahun sebelumnya, namun lahan perkebunan kelapa sawit yang diajukan tahun ini berada di lokasi yang berbeda.

"Kelompoknya masih sama dengan tahun sebelumnya, tetapi lahan yang diajukan untuk mendapatkan program peremajaan tanaman kelapa sawit dari pemerintah pusat berbeda," ujarnya lagi.
Baca juga: Dua pabrik kelapa sawit di Mukomuko kembali beroperasi
Baca juga: 1.400 hektare lahan belum dicetak jadi sawah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel