Dini Hari Tadi, Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Berimbas Macet di Jalur Arteri

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Banten memprediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, terjadi Sabtu (30/4) dini hari tadi. Volume kendaraan menuju Pelabuhan yang terus meningkat berimbas kemacetan panjang di jalur arteri.

Sehingga jalur tol menuju Merak ditutup dan seluruh kendaraan dikeluarkan di gerbang tol Serang Barat.

"Jadi kebijakan untuk bisa mengeluarkan dari serang Barat Itu karena memang faktor volume yang menurut keterangan dari Prescon hari ini lebih dari puncak,"ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, Sabtu (30/4) dini hari.

Shinto mengungkapkan, Meningkatnya volume kendaraan tersebut menyebabkan kemacetan di jalur arteri menuju merak sepanjang kurang lebih 13 kilo meter.

"Di serang barat terjadi kepadatan dengan ekor sampai ke simpang SPIJ namanya, jaraknya dari SPIJ itu sampai ke Gerem sampai ke pelabuhan mungkin sekitar 13 kilo informasi nya. Iya (antrian 13 kilo), arteri yah," ujarnya.

Sementara itu, General manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak Lutfi Pratama mengungkapkan berdasarkan data pemudik yang menyebrang dari pulau Jawa ke Lampung mengalami peningkatan. Berdasarkan data tadi malam sekitar 32.000 kendaraan yang menyebrang, data tersebut lebih tinggi dari tahun 2019 dengan hari yang sama sekitar 28.000.

"Memang benar saat ini para pemudik nyang menyebrang dari pulau Jawa ke lampung cukup banyak yaitu tadi malam sekitar 32.000 kendaraan yang menyebrang ini merupakan lebih tinggi dari tahun 2019 dengan hari yang sama. Waktu itu tahun 2019 itu sekitar 28.000, saat ini mencapai 32.000," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel