Dinkes: 92.635 anak di Purbalingga segera divaksinasi COVID-19

·Bacaan 2 menit

Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menginformasikan bahwa sebanyak 92.635 anak usia 6 - 11 tahun segera mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Sebanyak 92.635 anak usia enam hingga sebelas tahun akan mulai mendapatkan vaksinasi COVID-19 pada minggu ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dr. Jusi Febrianto di Purbalingga, Selasa.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan sosialisasi mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 - 11 tahun.

Baca juga: Bupati optimistis Purbalingga masuk PPKM level 1 pada 2022

Dia mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk anak perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan imunitas.

"Selain itu vaksinasi pada anak juga diperlukan untuk mempercepat capaian kekebalan komunal," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa vaksin yang akan digunakan untuk anak usia 6 - 11 tahun tersebut adalah Sinovac.

Baca juga: Capaian vaksinasi di Purbalingga sudah 71,51 persen

"Penggunaan Sinovac sudah melalui serangkaian uji. Dosis satu kali suntikan sama dengan orang dewasa yaitu 0,5 ml per dosis," katanya.

Terkait hal tersebut, pihaknya menyarankan agar orang tua dapat mendampingi anaknya saat menjalani vaksinasi.

"Jika bisa, orang tua agar mendampingi karena anak-anak akan lebih tenang apabila ada orang tuanya," katanya.

Baca juga: Capaian vaksinasi di Purbalingga mendekati 70 persen

Dia juga menambahkan bahwa secara teknis pemberian vaksinasi pada 92.635 anak tersebut akan dilakukan di sekolah masing-masing.

"Alasan sekolah menjadi tempat vaksinasi adalah untuk memudahkan para penerima vaksin serta memudahkan koordinasi yang akan melaksanakan vaksinasi," katanya.

Dia juga mengingatkan para petugas vaksinasi dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

"Termasuk untuk melakukan sosialisasi kepada para wali murid terkait pelaksanaan vaksinasi," katanya.

Baca juga: Penambahan kasus aktif COVID-19 di Purbalingga nihil dua hari terakhir

Sementara itu dia juga menuturkan bahwa sebelum pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pemeriksaan secara seksama untuk melihat kondisi kesehatan anak.

"Proses 'screening' akan dilakukan dengan benar agar bisa diketahui apakah anak-anak memiliki komorbid. Nanti ditanya ada komorbid atau tidak dengan bahasa yang mudah dimengerti," katanya.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kata dia, berharap pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6 - 11 tahun akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai target yang diharapkan.

Baca juga: Polres Purbalingga berkomitmen dukung percepatan vaksinasi COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel