Dinkes DKI Beri Pembinaan ke Tenaga Kesehatan yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Ibu Hamil

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan saat ini pihaknya menyatakan masih mencari info lengkap terkait dugaan pelecehan verbal oleh tenaga kesehatan di salah satu puskesmas di Ibu Kota.

Widyastuti mengaku tenaga kesehatan yang bertugas tersebut tetap mendapatkan pembinaan.

"Pembinaan tetap kami lakukan dalam arti semua tim bahwa klien adalah konsumen yang harus diberikan pelayanan terbaik," kata Widyastuti di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Menurut dia, tenaga kesehatan telah melakukan pekerjaannya berdasarkan aturan yang ada. Sebab dalam suatu pelayanan kesehatan ada langkah penegakan diagnosa.

Yakni mulai dari anamnesa atau wawancara, pemeriksaan fisik hingga sejumlah pemeriksaan penunjang lainnya.

"Dalam anamnesa atau wawancara mendalam tadi dikaitkan dengan standar identitas dan sebagainya. Apabila didalam pemeriksaan fisik ditemukan suatu kecurigaan terhadap suatu kasus tertentu atau gejala tertentu, itu diperdalam dalam anemnesa. Itu ya poinnya," papar Widyastuti.

Widyastuti menyatakan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh tenaga kesehatan itu sudah berdasarkan temuan di lapangan.

"Sesuai dengan anamnesa dan gejala klinis yang sesuai dengan di lapangan," ucapnya.

Dugaan Pelecehan Ibu Hamil

Sebelumnya, terdapat video viral di media sosial Tiktok terkait adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan di salah satu Puskesmas di Jakarta.

Salah satu akun tersebut menyebutkan ada sejumlah tenaga kesehatan yang melemparkan sejumlah kata-kata tidak etis kepada seorang ibu hamil yang hendak melahirkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel