Dinkes DKI distribusikan 204 ribu dosis vaksin COVID-19

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mendistribusikan sebanyak 204 ribu dosis vaksin COVID-19 jenis Pfizer ke sejumlah puskesmas di Ibu Kota untuk memperkuat stok vaksin COVID-19 yang ada saat ini.

"Semalam sudah mendapatkan kiriman vaksin Pfizer sebanyak 34.125 vial, setara dengan 204 ribu dosis," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti di Monas, Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan satu vial vaksin itu bisa digunakan kepada enam orang dengan dosis penuh.

Distribusi vaksin itu dilakukan berdasarkan skema wilayah atau melalui puskesmas untuk memudahkan pencatatan.

"Kalau pun nanti ada di mal atau di mana semuanya tercatat rapi di setiap puskesmas sehingga terpantau berapa kebutuhan di wilayah tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan melalui laman stok vaksin COVID-19, hingga Jumat (28/10) pukul 08.00 WIB, jumlah stok vaksin mencapai 21.124 dosis.

Dengan rata-rata vaksinasi minggu lalu mencapai 1.555 dosis, maka stok tersebut diperkirakan mencukupi hingga 13 hari mendatang.

Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di DKI Jakarta sudah melampaui 100 persen dan dosis ketiga hampir 70 persen.

Sebelumnya, sejak beberapa minggu terakhir ketersediaan vaksin COVID-19 di DKI Jakarta menipis.

Dinas Kesehatan DKI kemudian mengatur lokasi vaksinasi terpusat hanya di tingkat kecamatan menyesuaikan stok yang tersedia.

Sedangkan alokasi vaksin COVID-19 dari daerah lain juga belum ada karena pasokan menipis juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono kemudian berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait alokasi vaksin COVID-19.

Dia menjelaskan DKI Jakarta menjadi prioritas distribusi vaksin COVID-19.

"Pak Menkes sudah memberikan prioritas kepada DKI," kata Heru.
Baca juga: Dinkes DKI adakan vaksinasi terpusat antisipasi stok terbatas
Baca juga: Pemkot Jakbar imbau warga taati prokes di tengah stok vaksin menipis
Baca juga: Jakarta kemarin, pengaduan di Balai Kota hingga stok vaksin