Dinkes DKI Sebut 78 Ribu Nakes Telah Divaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

·Bacaan 1 menit
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan saat vaksinasi massal di Poltekkes Kemenkes Jakarta 1, Pondok Labu, Jakarta, Minggu (31/1/2021). Dinkes DKI Jakarta menggelar vaksinasi COVID-19 tahap pertama secara massal dan serentak kepada tenaga kesehatan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan lebih dari 70 ribu tenaga kesehatan di Ibu Kota telah divaksinasi Covid-19 tahap pertama. Pemberian vaksin sinovac dosis pertama dan yang kedua dilakukan dengan jarak waktu 14 hari.

"Total nakes yang tervaksinasi saat ini jumlahnya yang sudah disuntik dosis pertama 78.260 orang," kata Widyastuti di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021).

Lanjut dia, pihaknya juga sudah mulai melakukan penyuntikan vaksin dosis kedua untuk sejumlah tenaga kesehatan.

Selain itu, saat vaksin terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang batal divaksin karena memiliki penyakit bawaan.

"Bahwa DKI itu unik, karena kasus kita itu banyak yang batal atau tidak bisa mendapatkan vaksin. Karena cukup banyak yang penyintas, banyak yang komorbid sehingga kita terus-menerus melakukan vaksin tadi," jelasnya.

Vaksinasi Tahap Kedua

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyelenggarakan penyuntikan dosis kedua vaksin sinovac di pendopo Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021).

Untuk penyuntikan dosis pertama dilakukan pada Jumat (15/1/2021) dan yang kedua dilakukan dengan jarak waktu 14 hari.

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan untuk vaksinasi di Ibu Kota telah dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan atau faskes, seperti halnya di rumah sakit hingga Puskesmas.

"Hari ini, saya mewakili Pak Gubernur melihat pelaksanaan vaksin dosis kedua yang diberikan kepada para tokoh. Alhamdulillah, DKI Jakarta sudah mendapatkan 240.000 dosis vaksin," kata Riza dalam keterangan tertulis.

Lanjut dia, vaksinasi diharapkan efektif untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Riza juga menyatakan para penerima vaksin tidak merasakan gejala serius.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: