Dinkes Indramayu terima 1.000 vial vaksin COVID-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menerima sebanyak 1.000 vial vaksin COVID-19 pfizer, dan langsung didistribusikan ke puskesmas untuk melanjutkan program vaksinasi yang sempat terhenti.

"Hari ini (Senin 7/11) kami menerima sebanyak 1.000 vial vaksin COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Wawan Ridwan di Indramayu, Senin.

Menurutnya, 1.000 vial vaksin COVID-19 pfizer yang diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, didapatkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, setelah pihaknya terus mengajukan ketersediaan vaksin.

Stok vaksin COVID-19 di Dinkes Indramayu sempat mengalami kekosongan hampir satu bulan lamanya, dan itu membuat program vaksinasi sempat terhenti.

Baca juga: Distribusi, kendala vaksinasi COVID-19 di Indramayu-Jabar

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Indramayu libur

Padahal permintaan vaksinasi cukup tinggi terutama untuk penguat, mengingat sejumlah perjalanan mensyaratkannya.

"Seperti untuk umrah, naik kereta, ke luar negeri, dan juga mencari pekerjaan, sehingga banyak masyarakat yang kecewa ketika datang ke puskesmas," tuturnya.

Wawan menambahkan, mulai Selasa (8/11), vaksin COVID-19 akan didistribusikan ke 31 puskesmas yang berada di Kabupaten Indramayu, dan nantinya paling cepat kegiatan vaksinasi dilakukan pada Rabu (9/11).

Ia berharap stok vaksin COVID-19 bisa didapatkan dengan mudah, agar capaian vaksinasi khususnya penguat bisa semakin cepat.

"Besok kami distribusi ke puskesmas, kemudian pelayanan vaksin di puskesmas diperkirakan mulai hari Rabu," katanya.

Wawan menambahkan saat ini vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Indramayu dosis pertama sudah mencapai 1,4 juta jiwa atau 87 persen, kemudian dosis kedua berada di angka 72 persen atau 1,1 juta jiwa.

Selanjutnya vaksinasi penguat atau dosis ketiga berada di angka 39 persen atau 502 ribu jiwa yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Sementara untuk dosis keempat atau dosis kedua penguat khusus tenaga kesehatan berada di angka 1.120 nakes," katanya.*

Baca juga: 83 juta vaksin COVID-19 telah diberikan ke warga Jabar

Baca juga: Kasus meningkat, pegawai di Karawang diminta segera vaksin booster