Dinkes Jakarta Masih Menunggu Teknis Vaksinasi Booster Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyatakan sudah 71 ribu tenaga kesehatan di Ibu Kota yang telah mendapatkan vaksinasi penguat Covid-19.

"Di kita sudah 70 persen yang sudah booster. Itu kalau nakes yang status penduduknya di Jakarta ya," kata Dwi saat dihubungi, Selasa (4/1/2021).

Sementara itu, Dwi menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan detail terkait pelaksanaan booster vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum. Yaitu terkait petunjuk teknis dalam pemberian vaksin.

"Karena kami tidak bisa mendahului, infonya tanggal 12 Januari, tapi secara teknis kelompok mana dulu nanti boleh memulai apakah lansia," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi booster atau dosis ketiga akan mulai dilakukan pada 12 Januari 2022. Vaksinasi booster akan diberikan untuk masyarakat dengan usia di atas 18 tahun.

"Program vaksinasi booster sudah diputuskan oleh Bapak Presiden akan jalan tanggal 12 Januari, ini diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai dengan rekomendasi WHO," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 3 Januari 2021.

244 Kabupaten/Kota Penuhi Kriteria

Menurut dia, vaksinasi booster akan diberikan ke kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama 70 persen dan dosis kedua 60 persen. Hingga kini, ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

Selain itu, vaksinasi booster juga akan diberikan dengan jangka waktu di atas 6 bulan sesudah penyuntikan vaksin dosis kedua. Budi menyebut setidaknya ada 21 juta warga yang masuk sasaran program vaksinasi booster.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel