Dinkes Kalsel: Vaksinasi bergerak berlanjut setelah Lebaran

Vaksinasi bergerak yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ke kabupaten/kota berlanjut setelah Lebaran 2022, kata Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Dr Diauddin MKes.

"Insya Allah setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kami vaksinasi bergerak lagi," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.

Vaksinasi bergerak yang biasa dihadiri Gubernur Kalsel Dr (HC) H Sahbirin Noor ke 13 kabupaten/kota di provinsi ini utamanya untuk meningkatkan capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Menurut dia, vaksinasi bergerak Pemprov Kalsel ini cukup efektif meningkatkan capaian program vaksinasi di provinsi ini, sehingga perlu dilanjutkan.

Baca juga: Capaian vaksinasi bantu beri perlindungan saat pelonggaran aktivitas

Terbukti, kata Diauddin, capaian untuk vaksinasi bergerak Pemprov Kalsel sebelumnya, yakni pada Ramadhan bisa mencapai 70 persen vaksin dosis kedua.

Saat ini, kata dia, realisasi capaian vaksinasi dosis kedua di provinsi ini sudah 73,18 persen atau sudah sebanyak 2,3 juta lebih orang divaksin.

Sementara itu, kata dia, untuk realisasi capaian vaksinasi dosis pertama sudah sebanyak 93,12 persen atau sudah sebanyak 2,9 juta lebih orang divaksin.

Sedangkan untuk realisasi capaian vaksinasi penguat atau dosis ketiga (booster) baru 14,39 persen atau sebanyak 455 ribu orang divaksin.

"Oleh karena itu, setelah Hari Raya Idul Fitri ini kita tingkatkan lagi, salah satunya lewat vaksinasi bergerak Pemprov Kalsel ke kabupaten/kota," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Kalsel apresiasi capaian vaksinasi di Tabalong

Diauddin berharap masyarakat untuk senantiasa menaati dan disiplin protokol kesehatan, sebab masa pandemi COVID-19 belum usai, sehingga vaksinasi sangat penting diikuti.

"Dengan makin banyak orang yang mengikuti vaksinasi akan terbentuk kekebalan kelompok yang makin meluas, hingga kasus penularan COVID-19 di provinsi ini bisa diatasi," katanya.

Sebagaimana laporan Dinkes Kalsel pada Selasa (3/5), kasus COVID-19 tidak ada tambahan di 13 kabupaten/kota, sehingga total kasus COVID-19 selama pandemi di provinsi ini tetap sebanyak 84.266 kasus.

Pada Selasa (3/5) ada tambahan satu pasien sembuh, sehingga pasien yang masih dirawat saat ini sebanyak 34 orang, sedangkan total yang sudah sembuh selama pandemi sebanyak 81.696 orang.

Baca juga: Animo vaksinasi penguat meningkat di Banjarmasin

Sedangkan kasus meninggal dunia karena COVID-19 hingga Selasa (3/5) tidak ada, sehingga total yang meninggal dunia selama pandemi ini sebanyak 2.536 orang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel