Dinkes Kendari imbau warga segera vaksin penguat sebelum mudik

·Bacaan 2 menit

Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengimbau warga di daerah tersebut agar segera melengkapi vaksinasi hingga dosis penguat atau booster sebelum melakukan mudik Lebaran 2022.

"Kami mengimbau masyarakat yang berencana untuk mudik agar segera melakukan vaksinasi booster sebagai syarat mudik Idul Fitri baik melalui transportasi darat, udara, maupun laut," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Sabtu.

Dia menyampaikan bahwa saat ini stok vaksin COVID-19 di Kota Kendari terbatas bahkan pihaknya tidak bisa menjamin apakah bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.

Baca juga: Mudik Lebaran, Dinkes Karawang layani vaksinasi COVID-19 di posko pam

Ia menyebut, saat ini dari 21 fasilitas layanan kesehatan di Kota Kendari, stok vaksin yang ada tersisa 4.822 dosis yang terbagi atas tiga jenis vaksin.

"Sebanyak 4.822 dosis vaksin itu terdiri atas Sinovac 1.580 dosis, Pfizer 1.122 dosis, dan Moderna 2.120 dosis. Adapun stok vaksin jenis AstraZeneca telah habis," kata Rahminingrum.

Ia menyampaikan bahwa vaksinasi penguat di daerah itu menggunakan vaksin jenis AstraZeneca bagi dewasa, Pfizer remaja, dan Sinovac untuk anak-anak.

Dia menyebut cakupan vaksinasi dosis pertama saat ini mencapai 273.758 orang atau 103,35 persen, dosis kedua mencapai 189.288 atau 71,39 persen, dan vaksin booster mencapai 35.264 atau 15,37 persen dari 265.157 sasaran.

Baca juga: Masa Lebaran, puskesmas rawat inap di Banyumas buat posko 24 jam

Dinas Kesehatan setempat bersinergi dengan Polresta Kendari dan Kodim 1417/Kendari dalam melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat baik dosis satu, hingga dosis penguat atau booster.

"Melakukan vaksinasi penting agar kita memiliki imun mencegah terinfeksi COVID-19, apalagi banyak yang akan mudik, maka lakukan vaksin, demi melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita," ujar dia.

Ia mengingatkan masyarakat meski sudah melakukan vaksinasi hingga dosis penguat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan utamanya memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Baca juga: Pemkot Malang dorong vaksinasi penguat selama Ramadhan 1443 H

"Vaksinasi dan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah risiko terinfeksi COVID-19, sehingga dengan demikian kita bisa berlebaran aman dari COVID-19," kata Rahminingrum.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel