Dinkes Mataram sosialisasi layanan vaksinasi COVID-19 penguat

·Bacaan 1 menit

Dinas Kesehatan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menyosialisasikan layanan vaksinaai COVID-19 penguat bagi masyarakat yang sudah divaksin dua kali untuk meningkatkan antibodi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Selasa, mengatakan sosialisasi disampaikan kepada masyarakat dalam setiap kesempatan sebab "booster" vaksin COVID-19 memiliki efikasi mencegah penularan COVID-19 di atas 90 persen.

"Tingkat efikasi dua kali vaksin terhadap penularan COVID-19 sekitar 63 tiga persen, tapi jika ditambah 'booster' bisa mencapai di atas 90 persen," katanya saat ditemui di sela pencanangan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN 34 Cakranegara Kota Mataram.

Baca juga: Wilayah penyangga MotoGP Mandalika terus genjot vaksinasi COVID-19

Terkait dengan itu, Usman mengajak masyarakat juga antusias melakukan vaksinasi penguat yang direncanakan mulai 12 Januari 2022 untuk meningkatkan imunitas.

Apalagi sekarang sudah ada temuan dua kasus Omicron di Surabaya, Jawa Timur, dari transmisi lokal.

"Untuk jenis vaksin 'booster' belum kita dapat informasi pasti, apakah itu Moderna, AstraZeneca atau Pfizer," katanya.

Baca juga: Pemkot Mataram siap laksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun

Baca juga: Kemenag: 10 persen siswa madrasah tidak dapat izin vaksinasi COVID-19

Dikatakan, layanan vaksinasi penguat yang dijadwalkan mulai 12 Januari 2022 itu, merupakan layanan gratis yang bisa didapatkan pada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah.

Seperti di 11 puskesmas se-Kota Mataram dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Sementara ada beberapa faskes swasta semisal Kima Farma dan Rumah Sakit Siloam kini sudah membuka layanan vaksinasi berbayar.

"Layanan vaksinasi berbayar ini biasanya menyasar perusahan- perusahaan. Karena itu, kita harapkan masyarakat bisa datang ke faskes pemerintah untuk mendapat 'booster' gratis setelah dicanangkan nanti," katanya.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 untuk pelajar Mataram capai 52,41 persen

Baca juga: Dinkes Mataram percepat vaksinasi pelajar target 3.200 per hari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel