Dinkes Pamekasan pasang aplikasi PeduliLindungi di Stadion Pamekasan

Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memasang fasilitas aplikasi PeduliLindungi di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

"Tadi siang petugas kami sudah melakukan pemasangan, sehingga saat laga melawan Persik Kediri, aplikasi tersebut sudah bisa digunakan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr Saifuddin di Pamekasan, Jawa Timur, Jumat malam.

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat pertandingan Liga 1 Indonesia 2022-2023 sesuai dengan regulasi yang ditetapkan Satgas COVID-19 dan penyelenggara pertandingan.

Suporter dan pengunjung yang bisa masuk ke stadion untuk menyaksikan laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 itu yang telah divaksin COVID-19.

Baca juga: Pemkab Pamekasan gelar lomba desa tematik untuk dorong ekonomi

Saifuddin menjelaskan, selain menyediakan aplikasi PeduliLindungi, pihaknya juga membuat gerai vaksinasi COVID-19 di depan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.

"Jadi, warga bisa vaksin gratis di sana," katanya, menjelaskan.

Laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 antara Madura United FC melawan Persik Kediri itu kick off pukul 18.00 WIB.

Tim tamu telah tiba di Pamekasan pada Kamis (4/8/2022) malam. Pada Jumat (5/8/2022) sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 WIB tim ini telah melakukan latihan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Baca juga: Kemenag Pamekasan cegah penyebaran COVID-19 saat kedatangan haji

Pelatih Persik Kediri menyatakan, sebanyak 22 orang pemain dibawa ke Pamekasan untuk menghadapi Madura United pada laga lanjutan pekan kedua ketiga kali ini.

"Madura United memang sempat memulai pertandingan dengan skor yang fantastik. Tapi kami tetap berharap bisa meraih poin di Pamekasan ini," kata dalam jumpa pers di Pamekasan, Jumat sore.

Baca juga: Pemkab Pamekasan terima 4.500 dosis vaksin PMK

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel