Dinkes: Pasien COVID-19 di Kota Kupang bertambah enam orang

·Bacaan 1 menit

Dinas Kesehatan Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan ada penambahan enam kasus COVID-19 di daerah itu sehingga total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 22.831 orang.

"Dengan penambahan enam kasus itu maka jumlah kasus positif COVID-19 juga menjadi bertambah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Minggu.

Baca juga: Kemarin pasien Wisma Atlet bertambah, vaksinasi penguat disiapkan

Dalam data perkembangan kasus COVID-19 di Kota Kupang yang diterima satgas penanganan COVID-19 bahwa dengan penambahan enam kasus positif, sehingga jumlah pasien dalam perawatan medis karena terinfeksi virus Corona juga bertambah menjadi 28 orang.

Para pasien COVID-19 itu terdiri dari satu pasien melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah dan 27 orang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Pasien COVID Sulbar bertambah 116 orang

Ia menyebutkan, berdasarkan daerah domisili para pasien dalam perawatan berasal dari Kecamatan Alak tiga orang, Kelapa Lima dua orang, Kecamatan Kota Raja lima orang dan Kecamatan Oebobo delapan orang.

Sementara warga Kecamatan Maulafa yang masih terpapar COVID-19 mencapai sepuluh orang sedang satu kecamatan yaitu Kecamatan Kota Lama sudah nihil dengan kasus positif COVID-19.

Baca juga: Kasus positif COVID Sulbar bertambah 123 orang

Ernest Ludji juga menambahkan, ada penambahan empat pasien COVID-19 yang sembuh, sehingga total jumlah kesembuhan menjadi 22.434 orang.

Selain itu, kata dia, pasien COVID-19 yang meninggal dunia tidak mengalami penambahan dan hingga saat ini pasien yang meninggal karena terpapar virus Corona tercatat 367 orang.

Baca juga: Tren jumlah pasien di Wisma Atlet terus bertambah dalam sepekan
Baca juga: Pasien positif di Sulbar bertambah 63 orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel