Dinkes: Pasien COVID-19 sembuh di Kota Kupang bertambah empat orang

·Bacaan 1 menit

Dinas Kesehatan Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan pasien COVID-19 yang sembuh dari paparan COVID-19 bertambah empat orang sehingga total pasien COVID-19 sembuh dari infeksi virus Corona menjadi 15.219 orang.

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan terdapat penambahan empat orang pasien COVID-19 yang sembuh dari Corona di Kota Kupang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Senin.

Ia mengatakan penambahan empat pasien yang sembuh maka jumlah pasien COVID-19 yang dirawat karena terinfeksi virus Corona di Kota Kupang juga berkurang tersisa 12 orang.

Menurut dia 12 pasien COVID-19 itu terdiri dari 10 pasien melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah dan dua pasien dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Sejak pandemi, lima Kelurahan di Kota Kupang tertinggi kasus COVID-19

Baca juga: Pemkot Kupang optimis cakupan vaksinasi tembus 90 persen

Ernest Ludji mengatakan 12 pasien yang dalam perawatan itu merupakan warga Kecamatan Alak, Kecamatan Kelapa Lima, Kecamatan Kota Lama dan Kecamatan Oebobo masing-masing satu pasien COVID-19.

Sementara itu dua pasien COVID-19 berasal dari wilayah Kecamatan Kota Raja dan enam pasien Corona lainnya merupakan warga Kecamatan Maulafa.

Ia menegaskan kasus COVID-19 di Kota Kupang hingga saat ini mencapai 15.565 orang, sedangkan warga Kota kupang yang meninggal dunia karena paparan virus Corona selama pandemi melanda ibu kota Provinsi NTT ini mencapai 334 orang.

"Sejak September 2021 lalu hingga saat ini tidak ada penambahan kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Kota Kupang," kata Ernest Ludji.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Kota Kupang bertambah tiga orang

Baca juga: Pemkot Kupang menurunkan status PPKM menjadi level 1
Baca juga: Lantamal VII Kupang kembali gelar vaksinasi di pulau terluar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel