Dinkes: Pekanbaru nihil vaksin COVID-19 kedaluwarsa pada Januari 2022

·Bacaan 2 menit

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan wilayahnya nihil vaksin COVID-19 kedaluwarsa pada Januari 2022 karena semua terpakai untuk vaksinasi masyarakat.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada vaksin COVID-19 kedaluwarsa untuk bulan Januari ini," kata Kepala Dinkes Pekanbaru dr Zaini Rizaldi di Pekanbaru, Kamis.

Ia mengumumkan hal ini seiring adanya pernyataan Pemerintah Provinsi Riau yang menyebut ada puluhan ribu vaksin yang kedaluwarsa di sejumlah daerah.

Baca juga: Siswa asal Riau meraih medali di Olimpiade Matematika Dubai

Zaini Rizaldi bahkan memastikan hampir seluruh vaksin COVID-19 yang diterima Pekanbaru disuntikkan kepada yang berhak. Hal ini terbukti tingginya realisasi vaksinasi di wilayah setempat yang hampir mencapai 100 persen.

Ia mengatakan realisasi vaksinasi COVID-19 bagi semua masyarakat umum setempat sudah mencapai 98 persen melebihi target awal yang dipatok 70 persen pada akhir Desember 2021, termasuk vaksinasi lansia yang sudah 59,9 persen.

Baca juga: Pemkot Pekanbaru giatkan cek aplikasi PeduliLindungi di objek wisata

"Artinya sudah melebihi target nasional sebesar 70 persen dan lansia tinggal 0,01 persen lagi," katanya.

Diakuinya, Pekanbaru sering menerima pelimpahan vaksin dari kabupaten/kota, dan vaksin ini langsung digunakan tidak menunggu lama sebelum batas kedaluwarsa.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 12.514 vaksin COVID-19 di Provinsi Riau kedaluwarsa dan tidak dapat digunakan lagi. Vaksin-vaksin tersebut telah habis masa penggunaannya pada Desember 2021.

Baca juga: 140 guru dan murid AIS Pekanbaru sembuh dari COVID-19

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Riau Masrul Kasmy di Pekanbaru, Selasa (4/1), mengatakan vaksin kadaluwarsa tersebut merupakan vaksin yang direkap dari delapan kabupaten di Provinsi Riau.

"Pengelolaan stok vaksin ada tiga lokasi, instalasi farmasi provinsi, instalasi farmasi kabupaten dan di puskesmas. Kemudian direkap, mencapailah angka 12.514 yang sudah kedaluwarsa," jelasnya.

Baca juga: 12.514 dosis vaksin COVID-19 di Riau kedaluwarsa

Baca juga: Warga diminta waspada meski Omicron belum terdeteksi di Aceh

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel